Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp 7,6 Miliar dan Kunjungi Pasar Murah di Gresik
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyalurkan bantuan di Gresik. --
Sementara bantuan dari unsur BUMD Jatim disalurkan melalui zakat produktif kepada 50 penerima manfaat dengan total Rp25 juta. Dari Dinas PMD Jatim, bantuan mencapai Rp736,9 juta yang meliputi program BUMDesa untuk 4 desa senilai Rp400 juta, Desa Berdaya untuk 2 desa sebesar Rp200 juta, Jatim Puspa untuk 1 desa senilai Rp91,9 juta, serta BK Kabupaten sebesar Rp45 juta.
Adapun Bantuan Keuangan Desa sebesar Rp3,4 miliar disalurkan melalui sejumlah perangkat daerah, yaitu Dinas PMD untuk 1 desa sebesar Rp150 juta, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya untuk 9 desa sebesar Rp1,6 miliar.
Kemudian juga untuk Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga untuk 3 desa sebesar Rp500 juta, serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan untuk 7 desa senilai Rp1,15 miliar.
BACA JUGA:Jamin Pasokan Aman Jelang Lebaran, Satgas Pangan Sidak Pasar Kepanjen dan Cek Kelayakan Snack
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang mendampingi kunjungan Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemprov Jatim kepada masyarakat Gresik. Terlebih, bantuan itu disalurkan tepat di bulan Ramadan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Gresik dan masyarakat Kabupaten Gresik, kami menerima program-program bantuan ini dengan penuh rasa syukur dan bahagia,” ujar Yani.
Menurutnya, bantuan itu tidak hanya memberi manfaat langsung bagi warga, tetapi juga menjadi inspirasi bagi Pemkab Gresik dalam memperkuat program yang lebih dekat dengan kebutuhan warga hingga tingkat desa.
“Skema seperti ini sangat baik dan bisa kami adaptasi menjadi bagian dari program Pemkab Gresik, misalnya melalui kunjungan ke desa-desa dengan membawa stimulan dan intervensi yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” tuturnya.
BACA JUGA:Pasar Murah Simomulyo Baru Diserbu Warga, Wali Kota Eri Cahyadi Pastikan Stok Pangan Aman
Bupati Yani juga mendampingi Gubernur Khofifah meninjau pasar murah yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jatim di Pudak Galeri Gresik. Kegiatan ini digelar dalam rangka pengendalian inflasi sekaligus menjaga ketahanan pangan Jawa Timur Tahun 2026.
Khofifah pun takpak menyapa masyarakat yang sedang berbelanja. Ia juga menyerahkan bantuan berupa beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada para lanjut usia serta telur ayam kepada masyarakat yang datang bersama anak kecil.
Khofifah mengatakan, pasar murah digelar untuk memastikan harga pangan tetap stabil dan terjangkau, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri yang semakin dekat.
BACA JUGA:Kejari Kota Malang Dukung Pasar Murah Pemkot untuk Jaga Stabilitas Harga Sembako
“Kita ingin memastikan stabilisasi harga, pengendalian inflasi, dan memastikan keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat, baik dari sisi ketersediaan pasokan maupun harganya,” ujar Khofifah.
Pihaknya juga memastikan stok pangan di wilayah Jawa Timur dalam kondisi aman menjelang Lebaran.
Sumber:





