Perahu Tabrak Dermaga, Nelayan di Lumpur Gresik Hilang, Diduga Tenggelam

Perahu Tabrak Dermaga, Nelayan di Lumpur Gresik Hilang, Diduga Tenggelam

Petugas gabungan BPBD, Basarnas, dan Satpolairud Polres Gresik melakukan pencarian nelayan hilang di perairan sekitar Dermaga Lumpur, Gresik.--

GRESIK, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Seorang nelayan hilang di area perairan sekitar Dermaga Kelurahan Lumpur, Kecamatan/Kabupaten GRESIK. Perahu yang dikemudikan nelayan tersebut pun terekam CCTV menabrak Dermaga tanpa satu pun awak pada siang hari, Senin 5 Januari 2025. 

Dari informasi yang dihimpun, korban adalah Mat Rakim (57) warga setempat. Sebelum dilaporkan hilang, nelayan tersebut diketahui baru saja mengantar penumpang dan menuju ke dermaga dengan kecepatan tinggi. 

BACA JUGA:Hari Ketiga Pencarian, Tim SAR Gabungan Belum Menemukan Nelayan Hilang di Situbondo


Mini Kidi--

Korban diduga jatuh dan tenggelam sebelum perahu lepas kendali dan menabrak dermaga. Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Gresik, Sukardi menyebut, perahu penumpang tersebut pun mengalami kerusakan akibat benturan keras yang terjadi.

“Di tengah perjalanan kembali, perahu korban menabrak dermaga. Saksi yang melihat insiden tersebut segera melaporkan kejadian kepada kelompok nelayan,” ujar Sukardi, Selasa 6 Januari 2025.

BACA JUGA:Satpolairud Polres Gresik Amankan Tiga Kapal Nelayan Pengguna Jaring Trawl di Karang Jamuang

Pihak keluarga menyebut, bahwa korban memiliki riwayat asam lambung. BPBD bersama kelompok nelayan dan petugas gabungan masih melakukan pencarian dengan menyisir area di sekitar lokasi. 

"Korban punya riwayat asam lambung, dugaan sementara kambuh sehingga menyebabkan laka air," tutur Sukardi. 

Sementara itu, Kasatpolairud Polres Gresik, AKP Nyoman mengatakan bahwa pihaknya bersama petugas gabungan masih terus melakukan penyisiran di sekitar dermaga.

BACA JUGA:Jaga Laut Jakarta, Polda Metro Jaya Apel Bersama Ribuan Nelayan Kepulauan Seribu

"Saat ini sedang dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan, Satpolairud Gresik, Ditpolairud Polda, Basarnas, BNPB dan BPBD," tandasnya.(rez)

Sumber: