Mudik Aman dan Bugar: Manfaat Peregangan Dinamis Setiap 2 Jam Sekali di Atas Motor
Ilustrasi pemudik motor melakukan peregangan saat beristirahat di perjalanan mudik.-(sumber foto: freepik)-
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Bagi para pemudik via motor, rasa pegal, kaku, hingga kesemutan sering kali menjadi "teman" setia di perjalanan.
Namun, jangan salah kaprah; memaksakan diri terus tancap gas tanpa jeda bukan cuma bikin badan rontok, tapi juga sangat berbahaya bagi konsentrasi berkendara. Idealnya, seorang pemotor wajib menepi dan beristirahat setidaknya setiap 2 jam sekali.

Mini Kidi Wipes.--
Bukan sekadar duduk diam sambil ngopi, kamu sangat disarankan melakukan peregangan dinamis agar aliran darah tetap lancar dan otot tidak "terkunci" akibat posisi duduk yang statis dalam waktu lama.
BACA JUGA:Tips Mudik Lebaran Tanpa Mabuk Perjalanan agar Perjalanan Tetap Nyaman
Berbeda dengan peregangan statis yang hanya menahan satu posisi diam selama beberapa detik, peregangan dinamis ini melibatkan gerakan aktif yang terkontrol.
Menurut pakar kesehatan, peregangan jenis ini lebih efektif dilakukan sebelum atau di sela aktivitas fisik karena mampu meningkatkan jangkauan gerak otot secara bertahap.
Tujuannya adalah untuk memanaskan suhu tubuh dan melancarkan sirkulasi oksigen ke seluruh jaringan otot yang "terjepit" selama menggenggam stang motor. Dengan melakukan gerakan aktif, otot-otot yang tegang akan kembali rileks tanpa kehilangan kekuatannya.
Gerakannya cukup praktis dan bisa dilakukan di samping motor saat sedang mengantre isi bensin atau menepi sejenak di pinggir jalan aman. Kamu bisa mulai dengan putaran leher dan bahu secara bergantian ke arah depan dan belakang.
BACA JUGA:Tips Jitu Hadapi Kemacetan Parah Saat Mudik 2026 Agar Tetap Tenang dan Aman di Perjalanan
Gerakan ini sangat efektif untuk melepas ketegangan di area pundak dan belikat yang biasanya kaku akibat menahan beban tas punggung atau posisi tangan yang konstan pada stang.
Setelah itu, cobalah ayunkan lengan ke depan dan belakang secara aktif untuk membuka rongga dada serta mengaktifkan otot punggung atas agar napas tetap terasa plong.
Sumber:




