Dari Kursi Kehormatan ke Kursi Pesakitan
--
Kasus Immanuel Ebenezer harus menjadi alarm keras, bahwa di balik kursi empuk dan gelar pejabat, selalu ada godaan untuk tergelincir.
Dari kursi kehormatan ke kursi pesakitan, jaraknya ternyata sangat tipis, dan hanya integritas yang bisa menjaga agar kursi itu tidak berubah menjadi jeruji.
Pada akhirnya, publik berharap kasus ini bukan sekadar catatan hitam baru dalam buku panjang korupsi Indonesia.
Tetapi menjadi titik balik bagi pemerintah untuk membenahi rumahnya sendiri, karena bangsa ini sudah terlalu lelah menonton drama yang sama, dengan pemain yang hanya berganti wajah.
Sumber:
