Stres? Saatnya Mencoba Aromaterapi
Ilustrasi aroma terapi untuk meredakan stres--
Cara yang paling umum adalah melalui hirupan menggunakan alat diffuser, atau dengan meneteskannya pada bantal, sprei, pakaian tidur. Jumlah tetesan disesuaikan dengan jenis minyak, luas ruangan, usia, kondisi kesehatan, serta sensitivitas masing-masing individu. Apabila digunakan langsung pada kulit, misalnya untuk pijat, minyak atsiri sebaiknya diencerkan terlebih dahulu dengan minyak pembawa (carrier oil), seperti minyak zaitun atau minyak kelapa.
Hal lain yang perlu dipahami adalah bahwa setiap orang dapat memberikan respons yang berbeda terhadap aromaterapi. Karena itu, gunakan minyak dalam jumlah sedikit terlebih dahulu untuk mengetahui kecocokan tubuh terhadap aroma yang dipilih.
Menjadi makin jelas, bahwa menikmati aroma alami dari tumbuhan dapat menciptakan ruang-ruang kecil yang menenangkan. Ketenangan itu tidak datang dari sesuatu yang rumit, melainkan dari setetes aroma alam yang mengingatkan kita untuk berhenti sejenak, menarik napas lebih dalam, dan kembali menikmati hidup.
Di tengah derasnya berbagai informasi yang sering memicu kecemasan dan tekanan hidup, kita memang tidak selalu dapat mengubah keadaan. Namun, mengapa tidak mencobanya saja seraya meyakinkan diri akan tibanya kerberhasilan yang menjaga keseimbangan hidup. (Disarikan dari berbagai sumber ilmiah).
Sumber:



