Surabaya, Memorandum.co.id - Bertambahnya warga Indonesia yang positif tertulas virus Corona (covid-19) membuat pemerintah provinsi Jawa Timur bereaksi dan melakukan antisipasi lebih jauh. Di antaranya yang dilakukan Gubernur Khofifah dengan lebih intensif melakukan koordinasi dengan 44 Rumah Sakit (RS). Di mana untuk rujukan pertama ada 41 RS dan rujukan utama ada 3 RS. “Saya tetap mengkoordinasikan dengan RS melebihi minum obat, sebab biasanya orang minum obat itu paling banyak tiga kali dalam sehari. Menurut saya lebih dari sekadar minum obat yang bisa beberapa kali dalam sehari berkoordinasi,” jelas Khofifah di sela kunjungan di SMA Trimurti, Selasa (10/3/2020). Menurut Khofifah, tidak saja kepada Kepala Dinas Kesehatan dalam berkoordinasi juga pada 3 direktur RS yang menjadi rujukan utama. Khofifah ingin memastikan kesiapan-kesiapan RS termasuk di dalamnya adalah pelayanan bagi tenaga medik dan para medik. “Saat ini kan ramai diberitakan bahwa masker mengalami kelangkaan karena memang salah satu materialnya diimpor dari China, dan hal tersebut ada kuota dua mingguan,” jelas Gubernur perempuan pertama di Jatim ini. Sejauh ini Khofifah ingin menyampaikan untuk kebutuhan-kebutuhan di RS tetap cukup dan bisa dikonfirmasi bahwa pemenuhan kebutuhan di RS, terutama Ruang Isolasi sudah cukup. “Kalau di Unair pakar-pakarnya sudah luar biasa dalam menemukan penangkal virus Corona ini. Nah di Universitas Brawijaya mereka dulu punya pengalaman menangani SARS, MERS. Maka dari itu ruang-ruang isolasi sudah disiapkan di 44 RS,” tegas Khofifah. Khofifah juga menyinggung soal empon-empon (rempah-rempah) yang sudah tidak lagi ada kelangkaan. “Kemarin sudah tidak langka, itu kecenderungan masyarakat saja yang beli empon-empon untuk hari kesatuan Gerak PKK ke-48. Saya kembali mengingatkan warga untuk menanam obat keluarga, jadi memanam toga yang simpel sekali dan tidak harus punya halaman yang luas, kalau perlu di pot-pot bisa ditanami,” jelas Khofifah. Di sudut-sudut wilayah RT/RW dan desa, menurut Khofifah, semua bisa dimaksimalkan. “Dulu pernah ada gerakan secara masif kemudian berkurang, sekarang kita ambil hikmah dari daya beli yang cukup masif pada minggu terakhir. Ayo semua menanam untuk diri kita sendiri bahwa ternyata minum campuran jahe-sere itu bikin sehat dan semangat, sehat itu penting menurut saya,” tutup Khofifah.(*)
19 Orang Terinfeksi, Khofifah Warning RS Rujukan Corona
Selasa 10-03-2020,12:55 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 30-09-2026,16:33 WIB
Profil Muhammad Ukasyah Ali Murtadho, Anggota DPRD Malang yang Diciduk Polisi Terkait Kasus Narkotika
Rabu 30-09-2026,16:59 WIB
Polda Jatim Sita Lahan 89,8 Hektare Milik PT KIG di Gresik Utara
Rabu 30-09-2026,20:36 WIB
Empat Wakil Indonesia Lolos Final Speed, FPTI Targetkan Dominasi Podium Asian Games 2026
Rabu 30-09-2026,19:31 WIB
Komisi XIII Panggil Itjen Kemenimipas Bahas Dugaan Penyalahgunaan Wewenang di Lapas Cibinong
Rabu 30-09-2026,16:28 WIB
Polda Jatim Ungkap 1.869 Kasus Narkoba, 2.381 Tersangka Diamankan
Terkini
Kamis 01-10-2026,14:25 WIB
Satpol PP Segel Toko Miras Ilegal di Wonokromo, Patroli Malam Diintensifkan
Kamis 01-10-2026,14:21 WIB
Pascalibur Kompetisi, Persebaya Kembali Berlatih Fokus Kejar Kebugaran
Kamis 01-10-2026,14:16 WIB
Buruh FSPMI Jatim Gelar Aksi, Desak Pemerintah Rampungkan UU Perlindungan Tenaga Kerja
Kamis 01-10-2026,14:04 WIB
Maknai Hari Kesaktian Pancasila, Polres Jember Tekankan Tugas sebagai Pengabdian dan Peneduh Masyarakat
Kamis 01-10-2026,14:01 WIB