MADIUN, MEMORANDUM - KPU Kabupaten Madiun menyatakan jumlah TPS dan KPPS akan berkurang cukup banyak pada Pilkada 2024 mendatang, dibanding Pemilu Februari 2024.
BACA JUGA:Simak Jadwal Lengkap Tahapan Seleksi Penerimaan Calon Anggota Polri 2024 Berikut Ini "Jumlah TPS dari sebelumnya 2.253 menjadi disekitar 1.500 an TPS dan disusul berkurangnya formasi KPPS," kata Ketua KPU Kabupaten Madiun, Ali Nur Wahyudi, Kamis, 18 April 2024. BACA JUGA:Penerimaan Akpol, Bintara, dan Tamtama Polri 2024 : Berikut Syarat dan Jadwal Pendaftaran Adapun kebutuhan formasi badan ad hoc pada pilkada nanti, yakni PPK 75 formasi untuk 15 kecamatan, dengan masing-masing tiga petugas PPK tiap kecamatan. BACA JUGA:Pendaftaran Akpol 2024 Dibuka! Ini Syarat dan Jadwal Pendaftarannya Sedangkan untuk PPS juga dibutuhkan tiga formasi di setiap desa, sehingga sedikitnya 618 formasi dibuka untuk 206 desa/kelurahan. BACA JUGA:Kunjungi Kantah Surabaya I, Menteri ATR/Kepala BPN Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan yang Ada "Formasi dari PPK dan PPS tidak berubah, yang menyusut petugas KPPS," tambahnya. Adapun lowongan badan ad hoc Pilkada 2024 terdiri dari panitia pemilihan kecamatan (PPK), panitia pemungutan suara (PPS), kelompok panitia pemungutan suara (KPPS), hingga petugas pemutakhiran data pemilih (Pantarlih). "Rencana badan ad hoc itu akan dibuka pendaftarannya pada tanggal 23 April," katanya. (*)TPS dan Anggota KPPS Berkurang saat Pilkada Madiun
Jumat 19-04-2024,18:06 WIB
Reporter : Biro Madiun
Editor : Ferry Ardi Setiawan
Kategori :
Terkait
Sabtu 15-08-2026,18:33 WIB
TPS Serahkan 3 Ribu Bibit Mangrove untuk Pesisir Tambak Sarioso Surabaya
Jumat 14-08-2026,17:15 WIB
TPS Perkuat Kompetensi SDM melalui Pelatihan Technical Planning & Control di Surabaya
Senin 03-08-2026,11:48 WIB
Pedagang Pasar Keputran Selatan Sambut Pembangunan Pasar, Harapkan Penataan Lebih Baik
Senin 27-07-2026,13:14 WIB
Petik Laut Besuki, Bupati Situbondo Bawa Misi Lingkungan dan Janji Bangun TPS Baru
Rabu 08-07-2026,16:49 WIB
TPS Dukung Zero ODOL, Perketat Pengawasan Muatan hingga Tolak Peti Kemas Overload
Terpopuler
Selasa 22-09-2026,19:19 WIB
Dua WNA India Adukan Dugaan Eksploitasi Kerja di Tempat Yoga Surabaya Barat
Rabu 23-09-2026,04:05 WIB
Korlap PSHT Tegaskan Komitmen Jaga Kondusivitas Magetan
Rabu 23-09-2026,02:02 WIB
Tempat Healing di Indonesia: 4 Destinasi Wisata Alam untuk Melepas Penat
Rabu 23-09-2026,07:50 WIB
14 Orang Diamankan OTT KPK, Hanya Bupati Boltara Sirajudin Jadi Tersangka
Rabu 23-09-2026,07:32 WIB
KPK Bongkar Fee Proyek 10 Persen, Bupati Boltara Sirajudin Lasena Jadi Tersangka
Terkini
Rabu 23-09-2026,18:29 WIB
Mulai Oktober 2026, Seluruh ASN Pemkot Surabaya Wajib Pindah Kerja ke Balai RW
Rabu 23-09-2026,18:02 WIB
Comeback Dramatis, Bagas/Apriyani Melaju ke 16 Besar Surabaya International Challenge 2026
Rabu 23-09-2026,17:56 WIB
Pria Surabaya Cabuli 3 Bocah Laki-laki dengan Modus Pembersihan Roh Halus
Rabu 23-09-2026,17:48 WIB
Kantah Surabaya II Raih Penghargaan, 119 Aset Pemkot Senilai Rp992,7 Miliar Berhasil Diamankan
Rabu 23-09-2026,17:41 WIB