iklan ulta memorandum

TPS-FK Unair Periksa Kesehatan Sopir Truk Peti Kemas

TPS-FK Unair Periksa Kesehatan Sopir Truk Peti Kemas

Mahasiswa melakukan pemeriksaan kesehatan berupa cek tekanan darah kepada Pengemudi Truk Pengguna Jasa TPS.--

SURABAYA, MEMORANDUM.CO.ID - PT Terminal Petikemas SURABAYA (TPS) bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi pengemudi truk pengangkut peti kemas.

Kegiatan yang berlangsung di Shelter Ekspor dan Impor TPS ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan para mitra yang berperan penting dalam kelancaran arus logistik di Pelabuhan Tanjung Perak.

BACA JUGA:Antisipasi Cuaca Ekstrem, TPS Gelar Simulasi Angin Kencang

Program pengabdian masyarakat tersebut merupakan bagian dari rangkaian Airlangga Medical Scientific Week (AMSW) 2026. Pemeriksaan meliputi tekanan darah, kadar kolesterol, gula darah, asam urat, serta skrining kesehatan gigi.


Mini kidi--

Pelaksanaannya melibatkan mahasiswa FK Unair dan Fakultas Kedokteran Gigi Unair di bawah supervisi tenaga kesehatan profesional. Selain menjalani pemeriksaan, para pengemudi juga mendapatkan edukasi mengenai pola hidup sehat dan pencegahan dini penyakit tidak menular.

BACA JUGA: Kemenko Infrastruktur Tinjau TPS, Bahas Konektivitas Kereta Api dan Zero ODOL 2027

Direktur Utama TPS Ali Sodikin mengatakan, kegiatan ini menjadi salah satu wujud komitmen perusahaan dalam membangun ekosistem logistik yang tidak hanya berorientasi pada operasional, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan para pemangku kepentingan.

"Pengemudi truk memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran distribusi barang dan arus peti kemas. Karena itu, kesehatan mereka menjadi perhatian bersama," ujarnya.

Pria yang akrab disapa Also itu menyambut baik kolaborasi dengan FK Unair dalam menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi para pengguna jasa TPS.

BACA JUGA:Survei TPS Surabaya Catat 100 Persen Bebas Pungli dan Gratifikasi

Menurutnya, kegiatan tersebut sekaligus menjadi upaya mendorong budaya hidup sehat di lingkungan logistik dan kepelabuhanan. Terlebih, pengemudi truk memiliki mobilitas tinggi dan menjadi bagian penting dalam rantai pasok logistik nasional.

Selain kegiatan pengabdian masyarakat, peserta AMSW 2026 juga mengikuti kunjungan edukatif ke TPS. Dalam kunjungan tersebut, mereka mendapatkan wawasan mengenai operasional terminal peti kemas, penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta peran strategis pelabuhan dalam mendukung konektivitas logistik nasional dan perdagangan internasional.(rio)

Sumber: