Jember, Memorandum.co.id - Mandeknya pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanaja Daerah (RAPBD) 2020, mendapatkan perhatian khusus dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Setelah memanggil dan mempertemukan eksekutif dan legislatif Kabupaten Jember, Kemendagri memberikan batas waktu (deadline) bulan Maret 2020 harus tuntas. “Kemendagri memberi target paling lama bulan Maret. Kalau sampai bulan Maret 2020 belum tuntas, akan diberikan sanksi,” kata Bupati Jember dr. Faida saat dikonfirmasi wartawan di Pendopo Wahyawibawagraha, Senin (17/2/2020). Terlambatnya permasalahan APBD Jember, membuat pihak Kemendagri memanggil kedua belah pihak. Karena, jika itu berlarut-larut maka yang akan dirugikan rakyat. “Kemarin sudah di fasilitasi oleh Kemendagri dan sudah ditegaskan. Salah satu alasan dari DPRD Jember tidak mau membahas APBD tahun 2020, karena menyoal Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK),”terang Bupati. Bupati juga menegaskan, jika Peraturan Daerah (Perda) SOTK tahun 2016 tidak pernah berubah, dalam artian, rumah besarnya tidak pernah diubah. “Soal pengisian SOTK, melalui Perbup, itu murni kewenangan eksekutif, yang tidak ada kaitannya dengan pembahasan APBD dengan DPRD,” papar Bupati. Karena sudah ditegaskan, maka masalah APBD ini harus dibahas. Bupati juga menyebut, bahwa dari Kemendagri nanti juga akan menyiapkan tim, untuk turun ke Jember dan membantu mensosialisasikan ke Pemkab dan DPRD Jember. Bagaimana, mekanisme-mekanisme yang benar. “Karena ini juga, DPRD yang baru. Sekaligus, ini momentum untuk sosialisasi,” terang Bupati, usai membuka Rapat Koordinasi tingkat kabupaten sensus penduduk. Adanya pembahasan APBD dari DPRD Jember, Pemkab sendiri akan menunggu undangan dari pihak legisatif. Karena nota pengantar KUA-PPAS telah disampaikan. “Kita menunggu undangan. Kalau nota pengantar sudah disampaikan. Jadi tinggal undangan dari DPRD saja, kalau kita sudah siap,” tegasnya. (*)
Mendagri Deadline RAPBD 2020 Jember Harus Tuntas Maret
Selasa 18-02-2020,06:48 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 24-09-2026,07:30 WIB
KPK Geledah BPN Kota Mojokerto Terkait Suap Rp 106,3 Miliar, Istri Lampri Jadi Kepala Kantor
Kamis 24-09-2026,09:48 WIB
Makanan Terlalu Lama di Suhu Ruang Picu Keracunan, Dokter Ingatkan Risiko Keamanan Pangan pada Program MBG
Kamis 24-09-2026,08:23 WIB
Memburu Pemangsa: Sinopsis, Pemeran, dan Jadwal Tayang Film Horor 2026
Kamis 24-09-2026,08:08 WIB
Perumda Pasar Joyoboyo Kediri Bongkar Praktik Kios Ilegal, Pedagang Diberi Tenggat 7 Hari
Kamis 24-09-2026,09:20 WIB
10 Kuliner Wajib Coba di Surabaya, Rujak Cingur hingga Rawon yang Bikin Nagih
Terkini
Jumat 25-09-2026,06:17 WIB
Prabowo Rancang Pemberdayaan Masyarakat untuk Cegah Karhutla
Jumat 25-09-2026,06:00 WIB
Riwayat Cinta yang Lelah Berlari (5): Dua Belah Tangan yang Berhenti Pergi
Jumat 25-09-2026,04:01 WIB
Sering Tekan Snooze saat Alarm Bunyi? Ini Efeknya yang Bikin Makin Ngantuk
Jumat 25-09-2026,04:00 WIB
Prabowo Bentuk BPGMN untuk Cegah Karhutla di Jakarta
Jumat 25-09-2026,03:11 WIB