JAKARTA, MEMORANDUM - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjawab pro kontra gagasan Kantor Urusan Agama (KUA) dijadikan sebagai pusat layanan keagamaan.
Menurutnya, gagasan ini bertujuan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam mengakses layanan yang diberikan pemerintah, terutama bagi masyarakat dengan keterbatasan akses. “Intinya, Kemenag RI berkeinginan menjadikan KUA sebagai pusat layanan semua agama untuk mempermudah masyarakat yang selama ini punya keterbasan memperoleh akses,” ujar Gusmen BACA JUGA:Menag Rencanakan KUA Dapat Layani Semua Agama, Bukan Hanya Islam “Bayangkan, saudara kita non muslim selama ini melakukan pencatatan nikahnya itu di Dukcapil, bagaimana jika tinggal jauh dan harus datang ke ibu kota kabupaten atau kota untuk mencatatkan pernikahan, bayangkan berapa waktu dan biaya yang dibutuhkan. Nah, kita bantu dengan KUA yang kita jadikan hub (pusat pelayanan) atas pencatatan nikah. Artinya KUA jadi hub untuk dukcapil,” terang Menag. Untuk mewujudkan hal tersebut, Menag menilai perlu ada perubahan UU No 24 tahun 2014 tentang administrasi kependudukan yang salah satunya terkait pencatatan nikah. “Kalau bisa itu jauh lebih bagus. Namun jika perubahan UU tersebut sulit dilakukan, nanti kita akan menawarkan MoU dengan Kemendagri untuk menjadikan KUA sebagai pusat pecatatan nikah,” jelasnya. BACA JUGA:Dahlan Iskan Harap Disway Group Bisa Jadi 'Agama Baru' Meski demikian, Gus Men menekankan bahwa layanan KUA tidak terbatas pada layanan pernikahan. “Tapi intinya, layanan untuk umat beragama itu kan tak hanya pernikahan, banyak layanan lain yang bisa didapatkan umat nanti di KUA,” ujarnya. Terkait pro kontra atas gagasan ini, Menang mengatakan bahwa setiap orang bisa dan boleh berpendapat. Namun, gagasan ini dibuat untuk mengakomodir keperluan masyarakat sehingga mempermudah pemerintah memberi pelayanan kepada mereka. “Ini adalah gagasan yang kita berikan agar warga negara mendapat kemudahan terhadap pelayanan dari negara. Kedua, warga negara harus mendapatkan perlakuan yang sama apapun latar belakangnya,” ujarnya BACA JUGA:Merayakan Keberagaman: Menyambut Hari Sindrom Down 2024 “Ketiga, kita ingin membantu pemerintah dalam hal ini kemendagri agar administrasi dalam hal pernikahan, perceraian, talak dan rujuk, itu bisa lebih simple dan mudah, kita mendorong itu,” imbunya Karena, menurut Menag, Pemerintah akan lebih mudah memberikan pelayanan kepada masyarakat jika data yang dimilliki itu lengkap dan terupdate. “Tentu itu bisa memudahkan dalam memberi pelayanan kepada masyarakat,” tutupnya.Penjelasan Menag Soal Pro Kontra KUA Jadi Pusat Layanan Keagamaan
Minggu 03-03-2024,03:01 WIB
Reporter : Muhammad Ridho
Editor : Muhammad Ridho
Kategori :
Terkait
Kamis 12-03-2026,21:36 WIB
KPK Sebut Uang Korupsi Kuota Haji Digunakan untuk Kepentingan Yaqut dan Pengondisian Pansus DPR
Senin 09-03-2026,09:52 WIB
Takbiran Berbarengan Nyepi, Ini Panduan dari Kemenag untuk Umat Islam di Bali
Kamis 26-02-2026,15:28 WIB
Pernah Raih Beasiswa Kemenag Saat Magister dan Doktoral, Senator Lia Ungkap Apresiasi
Sabtu 21-02-2026,15:03 WIB
Disdik Kabupaten Kediri Terapkan Program SBR di Bulan Ramadan
Rabu 11-02-2026,02:00 WIB
Intimate Wedding dan Pernikahan Sederhana Generasi Muda, Lebih Bermakna dan Hemat Biaya
Terpopuler
Sabtu 14-03-2026,11:11 WIB
Ramadan Penuh Berkah, 34 Anak Yatim di Tambaksumur Waru Terima Santunan Uang dan Sembako
Sabtu 14-03-2026,09:00 WIB
Istri yang Selalu Kurang: Uang yang Tak Pernah Cukup (1)
Sabtu 14-03-2026,17:55 WIB
Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi, SPBU di Jalan Teuku Umar Jember Disegel
Sabtu 14-03-2026,11:46 WIB
Cari Solusi Penataan PKL Exit Tol Banyu Urip, Camat Sukomanunggal Gandeng Jasa Marga dan Kementerian PUPR
Sabtu 14-03-2026,08:39 WIB
Jadwal Liga Inggris Pekan ke-30: Manchester United vs Aston Villa Panaskan Persaingan Tiga Besar
Terkini
Minggu 15-03-2026,07:00 WIB
Sambut Mudik Lebaran dan Nyepi, Kapolresta Malang Kota Pastikan Terminal Arjosari Nyaman dan Minim Macet
Minggu 15-03-2026,06:00 WIB
Pengusaha Warmindo Malang Raya Nikmati Mudik Hangatkan Silaturahmi
Sabtu 14-03-2026,23:02 WIB
Jelang Idulfitri, Bulog Jatim Salurkan 42 Ribu Ton Beras dan 9 Juta Liter Minyak Kita
Sabtu 14-03-2026,22:56 WIB
Wali Kota Surabaya Serahkan Santunan Lebaran untuk Anak Yatim hingga Ojol
Sabtu 14-03-2026,22:37 WIB