HPN 2026

Intimate Wedding dan Pernikahan Sederhana Generasi Muda, Lebih Bermakna dan Hemat Biaya

Intimate Wedding dan Pernikahan Sederhana Generasi Muda, Lebih Bermakna dan Hemat Biaya

-Ilustrasi ( sumber foto: pexels)-

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Generasi muda saat ini mulai meninggalkan pesta pernikahan mewah dengan jumlah tamu yang besar. 

BACA JUGA:Dampak Pernikahan Siri, Ratusan Perkara Asal-Usul Anak Masuk PA Surabaya demi Kepastian Hukum

Sebagai gantinya, konsep intimate wedding hingga pernikahan sederhana di kantor urusan agama (KUA) semakin diminati karena dianggap lebih bermakna, hemat biaya, serta mampu membangun kedekatan emosional yang lebih kuat dibandingkan resepsi berskala besar.


Mini Kidi--

Tren intimate wedding ini sedang ramai diperbincangkan di media sosial. Berbagai unggahan pasangan muda yang menampilkan menikah secara intimate (sederhana) hanya bersama keluarga terdekat. 

Bagi generasi muda, pernikahan dengan konsep intimate wedding dan jumlah tamu yang terbatas dinilai lebih bermakna serta menghadirkan suasana yang hangat. Melalui konsep intimate wedding, para pengantin dapat menjalankan rangkaian acara dengan khidmat, sakral, dan penuh perhatian. 

BACA JUGA:Wujudkan Pernikahan Impian, Quest Hotel Darmo Surabaya Gelar Wedding Showcase 'Everlasting Love'

Tidak hanya berdiri di pelaminan dan bersalaman dengan tamu, pasangan pengantin juga dapat berinteraksi lebih leluasa, berbincang santai, tertawa bersama keluarga atau sahabat terdekat mereka sehingga momen tersebut meninggalkan kesan yang mendalam.

Tidak hanya menekankan sebuah makna dalam pernikahan, generasi muda juga mempertimbangkan aspek ekonomi dibandingkan mengejar pernikahan dengan konsep mewah.

BACA JUGA:Tercatat 7.590 Pernikahan Anak di Jatim, Kabupaten Pasuruan Paling Tinggi  

Anggaran yang biasanya dihabiskan untuk pesta pernikahan mewah kini lebih dipilih untuk dialokasikan ke dalam kebutuhan jangka panjang seperti membeli rumah, membuka usaha, berinvestasi saham, dan keperluan lainya. 

Meskipun begitu intimate wedding ala generasi muda tetap diadakan dengan estetik, nyaman, dekorasi yang minimalis, simbol -simbol yang bermakna, situasi yang terkesan natural menghadirkan suasana indah dan hangat. 

BACA JUGA:Setengah Abad Penuh Kehangatan, Dahlan Iskan dan Napsiah Sabri Rayakan Pernikahan Emas

Meski begitu, tidak semua generasi muda meniadakan konsep nikah megah. Sebagian tetap merayakanya sesuai  dengan konsep yang diinginkan atau wedding dream. Namun, pesta mewah kini bukan lagi proritas melainkan opsional. Perubahan ini menunjukan adanya pergeseran nilai dikarangan generasi muda. 

Sumber: