Surabaya, memorandum.co.id - Sejumlah massa dari FSPMI dan FSPKEP yang akan melalukan aksi demo menolak Omnibus Law mulai berdatangan. Mereka berkumpul di depan Kebun Binatang Surabaya sembari menunggu teman-temannya dari daerah lain, seperti dari Mojokerto dan Pasuruan. Andri Wibowo dari FSPMI mengatakan unjuk rasa kali ini untuk menekan upah pekerja yang minim serta penghapusan sistem outsourching dan jaminan kesehatan untuk buruh. Penjelasan lain disampaikan oleh Adhi Pramono dari garda metal. Menurutnya, Omnibus Law ini merugikan masyarakat buruh maupun masyarakat Indonesia, dirugikannya dari penghapusan pesangon atau tunjangan hari tua untuk buruh, tidak diberikannya tunjungan kesehatan. "Jadi kalau buruh ini ada yang sakit pihak perusahaan tidak mau memberikan tunjangan, perubahan upah dari semula per hari menjadi per jam tidak menutup kemungkinan pihak perusahaan membuat kecurangan dengan membuat pekerjaan menjadi 2 jam kerja. Outsourching semakin menjamur, semula diberlakukan nya untuk kalangan keamanan seperti satpam dan buruh tambang, kini menjadi semua lini yang terdampak outsourching," jelas dia. (mg1/gus)
Massa Tolak Omnibus Law Mulai Berdatangan
Senin 20-01-2020,12:40 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 08-10-2026,21:27 WIB
Pemkot Surabaya Tertibkan Lahan Kedung Cowek, Tegaskan Status Aset Daerah
Kamis 08-10-2026,19:47 WIB
Pemkab Jember Luncurkan Mobil Cinta Gratis untuk Antar Pasien Pulang
Jumat 09-10-2026,08:21 WIB
Layani Pembelian Ecer hingga Obral Hadiah, Toko Miras Cinzano Tabrak Aturan Pemkot Surabaya
Jumat 09-10-2026,11:31 WIB
Beroperasi Puluhan Tahun, Pemkot Surabaya Bongkar Gardu Pungli di Romokalisari
Kamis 08-10-2026,20:42 WIB
Pengacara Toni Ahmadi Minta Hukuman Ringan dalam Sidang Korupsi di Surabaya
Terkini
Jumat 09-10-2026,18:43 WIB
Starting Line Up Isen Mulang Kalteng FC VS Persebaya
Jumat 09-10-2026,18:38 WIB
Jumat Berbagi, BRI BO Trenggalek Salurkan Bantuan ke Yayasan As Syafi’iyah Ngetal
Jumat 09-10-2026,18:36 WIB
Gagal Nyalip, Pemotor Tewas Hantam Truk di Gadingrejo Pasuruan
Jumat 09-10-2026,18:30 WIB
Babinsa Sawaran Lulon Dampingi Penyaluran BLT Dana Desa Rp900 Ribu untuk 10 KPM di Lumajang
Jumat 09-10-2026,18:25 WIB