Surabaya, memorandum.co.id - Sejumlah massa dari FSPMI dan FSPKEP yang akan melalukan aksi demo menolak Omnibus Law mulai berdatangan. Mereka berkumpul di depan Kebun Binatang Surabaya sembari menunggu teman-temannya dari daerah lain, seperti dari Mojokerto dan Pasuruan. Andri Wibowo dari FSPMI mengatakan unjuk rasa kali ini untuk menekan upah pekerja yang minim serta penghapusan sistem outsourching dan jaminan kesehatan untuk buruh. Penjelasan lain disampaikan oleh Adhi Pramono dari garda metal. Menurutnya, Omnibus Law ini merugikan masyarakat buruh maupun masyarakat Indonesia, dirugikannya dari penghapusan pesangon atau tunjangan hari tua untuk buruh, tidak diberikannya tunjungan kesehatan. "Jadi kalau buruh ini ada yang sakit pihak perusahaan tidak mau memberikan tunjangan, perubahan upah dari semula per hari menjadi per jam tidak menutup kemungkinan pihak perusahaan membuat kecurangan dengan membuat pekerjaan menjadi 2 jam kerja. Outsourching semakin menjamur, semula diberlakukan nya untuk kalangan keamanan seperti satpam dan buruh tambang, kini menjadi semua lini yang terdampak outsourching," jelas dia. (mg1/gus)
Massa Tolak Omnibus Law Mulai Berdatangan
Senin 20-01-2020,12:40 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 06-11-2026,14:07 WIB
DPC FKPP Gresik Resmi Dikukuhkan, Wabup Alif Ajak Sinergi Permudah Perizinan Pesantren
Jumat 06-11-2026,10:52 WIB
Tak Hanya Berburu Sembako Murah, Warga Antusias Cek Kesehatan Gratis di HUT ke-57 Memorandum
Jumat 06-11-2026,10:27 WIB
Diserbu Warga, Minyakita Jadi Primadona Gerakan Pangan Murah HUT ke-57 Memorandum
Jumat 06-11-2026,08:52 WIB
Borong Beras hingga Minyak Murah, Warga Berharap Bakti Sosial Memorandum Rutin Digelar
Jumat 06-11-2026,09:25 WIB
Kolaborasi dengan Bulog, SKH Memorandum Gelar Pasar Murah dalam Rangka HUT ke-57
Terkini
Sabtu 07-11-2026,07:29 WIB
Teater Digital dan Ilusi Nyali
Sabtu 07-11-2026,07:15 WIB
Satreskrim Polresta Malang Kota Bekuk Pelaku Curanmor, 3 Lainnya Masuk DPO
Sabtu 07-11-2026,06:56 WIB
Pak Yes Sulap TK Kartika Lamongan: Dari Beralas Karpet Jadi Kelas Modern
Sabtu 07-11-2026,06:24 WIB
Mitigasi Perubahan Iklim, Menteri PU Tekankan Penguatan Tata Kelola Bendungan Besar di Malang
Sabtu 07-11-2026,06:09 WIB