Surabaya, memorandum.co.id - Sejumlah massa dari FSPMI dan FSPKEP yang akan melalukan aksi demo menolak Omnibus Law mulai berdatangan. Mereka berkumpul di depan Kebun Binatang Surabaya sembari menunggu teman-temannya dari daerah lain, seperti dari Mojokerto dan Pasuruan. Andri Wibowo dari FSPMI mengatakan unjuk rasa kali ini untuk menekan upah pekerja yang minim serta penghapusan sistem outsourching dan jaminan kesehatan untuk buruh. Penjelasan lain disampaikan oleh Adhi Pramono dari garda metal. Menurutnya, Omnibus Law ini merugikan masyarakat buruh maupun masyarakat Indonesia, dirugikannya dari penghapusan pesangon atau tunjangan hari tua untuk buruh, tidak diberikannya tunjungan kesehatan. "Jadi kalau buruh ini ada yang sakit pihak perusahaan tidak mau memberikan tunjangan, perubahan upah dari semula per hari menjadi per jam tidak menutup kemungkinan pihak perusahaan membuat kecurangan dengan membuat pekerjaan menjadi 2 jam kerja. Outsourching semakin menjamur, semula diberlakukan nya untuk kalangan keamanan seperti satpam dan buruh tambang, kini menjadi semua lini yang terdampak outsourching," jelas dia. (mg1/gus)
Massa Tolak Omnibus Law Mulai Berdatangan
Senin 20-01-2020,12:40 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 25-03-2026,21:36 WIB
Beat Dicuri di Tambak Segaran Surabaya Usai Dipakai Mudik ke Jombang
Rabu 25-03-2026,15:52 WIB
Dua Aduan Pembayaran THR Masuk Posko Disnaker Tulungagung, Mayoritas Perusahaan Sudah Patuh
Rabu 25-03-2026,21:29 WIB
Libur Lebaran Bawa Sukacita di Aceh, Air Terjun 7 Tingkat Jadi Primadona Wisata
Terkini
Kamis 26-03-2026,15:28 WIB
Arus Balik, 1.628 Warga Bawean Mulai Menyeberang ke Gresik
Kamis 26-03-2026,15:25 WIB
Dihantam Badai Cedera, Bernardo Tavares Desak Perombakan Departemen Medis dan Fasilitas Persebaya
Kamis 26-03-2026,15:21 WIB
Operasi Ketupat Selesai, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar KRYD Guna Kawal Arus Balik di Terminal GSN
Kamis 26-03-2026,14:56 WIB
Libur Lebaran, Polsek Kedungjajang Pertebal Pengamanan di Water Park Wonorejo Lumajang
Kamis 26-03-2026,14:51 WIB