Jember, memorandum.co.id - Memasuki musim panen ikan, hasil tangkapan nelayan di perairan selatan Kabupaten Jember, khususnya nelayan Puger melonjak dratis. Sayang, panen melimpah belum mampu mendongkrak maksimal penghasilan serta perekonomian nelayan. Yang terjadi, pasokan ikan tinggi justru membuat harga di pasar anjlok. Menurut Ketua Forum Komunikasi Kelompok Usaha Bersama Nelayan (FKUBN) Sulaiman kepada Memorandum, awal Januari memang musim panen. Khususnya di perairan selatan. “Sekali melaut, nelayan mampu memperoleh hasil tangkapan ikan dalam jumlah yang besar cukup besar," terangnya, Kamis (9/1). Kesulitannya, nelayan susah memasarkan ikan hasil tangkapan. Sehingga banyak hasil tangkapan para nelayan terpaksa dijual dengan harga sangat murah. “Kami berharap ada upaya dari pemerintah untuk menghidupkan sistem pelelangan dan pemasaran ikan di kawasan TPI Puger. Itu membantu proses pemasaran nelayan Puger,” tegasnya. Warga Dusun Sumbersari RT 02/RW 13, Desa Mayangan, Kecamatan Gumukmas itu menambahkan, pengepul terpaksa jadi andalan kendati dibeli dengan harga murah. Hal tersebut untuk menutup biaya operasional dan menghindari kerugian. Dengan adanya keterlibatan dari pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk menyediakan sistem pemasaran ikan. "Saya optimis hal tersebut akan banyak membantu masyarakat nelayan meningkatkan penghasilan terutama saat memasuki musim panen ikan," pungkasnya. (edy/epe)
Tangkapan Melimpah, Nelayan Jember Kesulitan Menjual
Jumat 10-01-2020,00:17 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 23-09-2026,04:05 WIB
Korlap PSHT Tegaskan Komitmen Jaga Kondusivitas Magetan
Rabu 23-09-2026,02:02 WIB
Tempat Healing di Indonesia: 4 Destinasi Wisata Alam untuk Melepas Penat
Rabu 23-09-2026,07:50 WIB
14 Orang Diamankan OTT KPK, Hanya Bupati Boltara Sirajudin Jadi Tersangka
Rabu 23-09-2026,07:32 WIB
KPK Bongkar Fee Proyek 10 Persen, Bupati Boltara Sirajudin Lasena Jadi Tersangka
Rabu 23-09-2026,10:10 WIB
Update Medali Asian Games 2026: China Kokoh di Puncak, Indonesia Terjun ke-20
Terkini
Rabu 23-09-2026,20:32 WIB
Istri Siri yang Dibacok Suami ternyata Hamil 4 Bulan, Trauma Pilih Tinggal di Rumah Orang Tua
Rabu 23-09-2026,20:22 WIB
Edarkan 100,72 Gram Sabu Sistem Ranjau, Kurir Jaringan Kemprek Dibekuk Satreskoba Tanjung Perak
Rabu 23-09-2026,20:06 WIB
Kasus Penganiayaan Pasar Buah, Dua Saksi Mengaku Tak Lihat Langsung Pemukulan
Rabu 23-09-2026,20:03 WIB
Hutan Jati Perhutani di Pagerwojo Blitar Terbakar, TNI dan Warga Berjibaku Padamkan Api
Rabu 23-09-2026,20:00 WIB