Mojokerto,memorandum.co.id-Surat pengaduan terkait di duga limbah B3 yang di buang di pekarangan seluas 7 kali 28 meter milik Agus Priyono (56) asal Desa Prambon, RT 01, RW 01, Kec.Prambon, Kab.Sidoarjo yang di layangkan pada (10/7) lalu terus bergulir dan ditindak lanjuti dengan diadakannya pertemuan di Kecamatan Prambon, Sidoarjo. Dalam pertemuan itu di hadiri oleh Kasie Pembangunan Kecamatan Prambon diantaranya Joko Yasmin Toro, Polsek Prambon Amin Sulkan , Staf DLHK Sidoarjo mereka adalah Luh Yuni Areni dan Redno Winayu, Kepala desa Prambon M.Ali Ridho, tidak lupa juga pengempul di duga limbah B3 Khasan Bajuri dan juga Agus Priyono pemilik lahan (56) warga RT 06, RW 02, Desa Prambon, Sidoarjo. Kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan uji TCLP (Toxicity Characteristic Leaching Procedure) pengambilan sempel tanah di dua titik dengan kedalaman 70 cementimeter pada Kamis (24/8). Hal tersebut untuk mengetahui apakah telah terkontiminasi atau tidak oleh limbah B3. "Dilokasi, kita mau analisa selama sepuluh hari kerja, " kata Maskhur petugas dari PT. MPI Lab. Dalam pengambilan sempel tanah, pengepul diduga limbah B3 Khasan juga berada dilokasi pengambilan sempel. Ia mengakui bahwa saya menerima limbah kertas atau kardus dan barupa cairan yang belum tahu apa jenisnya.Dan satu truknya ada yang memberi atensi 200 sampai 250 ribu rupiah/ ritnya. "Saya kurang jelas itu pengiriman dari mana, karena dari teman ke teman. Dan itu sudah berjalan kurang lebih satu tahun setengah, dalam hal ini kita sudah melakukan mediasi untuk damai tapi upaya kita gagal maka atas semua ini kita bisa pasrah ," kata Khasan. Agus pemilik tanah menyesali tentang situasi yang ada karena sebelum adanya petugas kondisi tanah masih penuh kertas beserta limbah cair yang berada di dalam bak plastik. Tetapi saat petugas datang kondisi telah bersih seakan akan saya merekayasa situasi dan seperti menghilangkan barang bukti yang ada. "Dan atas kejadian ini saya akan lanjutkan ke proses hukum selanjutnya" kata Agus.(no/ono)
Dinas Lingkungan Hidup Ambil Sempel Diduga Limbah B3
Senin 28-08-2023,17:17 WIB
Reporter : Eko Yudiono
Editor : Eko Yudiono
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 21-04-2026,08:24 WIB
Inspirasi Aleana Devifretty: Meneladani Semangat Kartini Modern di Era Digital
Selasa 21-04-2026,07:37 WIB
Prof Mangestuti Agil: Kartini di Era AI, Perempuan Jadi Kunci Perubahan Global
Selasa 21-04-2026,07:55 WIB
Reaktualisasi Semangat Kartini dalam Ekonomi Kuliner Digital
Selasa 21-04-2026,08:08 WIB
Kartini Modern ala Ni Komang Darmiati: Belajar Tanpa Henti, Jaga Empati di Era AI
Selasa 21-04-2026,08:20 WIB
Kartini di Era Global, Kadinsos Jatim: Perempuan adalah Penopang, Penggerak, dan Penentu Arah
Terkini
Selasa 21-04-2026,23:37 WIB
Rosan Lapor ke Presiden Prabowo, Indonesia Masih Jadi Primadona Investor Asing
Selasa 21-04-2026,23:34 WIB
Menuju Standar Oecd, Pemerintah Siap Sederhanakan Aturan Investasi
Selasa 21-04-2026,23:15 WIB
Modus Joki UTBK SNBT 2026 di Surabaya Terbongkar, Gunakan Ijazah dan Identitas Palsu
Selasa 21-04-2026,23:10 WIB
Gudang Kelapa di Dukun Gresik Terbakar saat Ditinggal Salat Magrib
Selasa 21-04-2026,21:58 WIB