Malang, Memorandum.co.id - Jajaran Polsek Wajak berhasil mengungkap dan menangkap seorang yang diduga pengedar pil koplo, MN (26) warga Desa Sumberputih, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Jumat (18/8). Diamankan ribuan butir pil koplo logo dobel L sebagai barang bukti. Kasihumas Polres Malang Iptu Ahmad Taufik menyampaikan penangkapan dilakukan tak lama setelah tersangka diduga mengedarkan pil koplo. “MN diamankan karena diduga sebagai pengedar obat keras berbahaya atau sering disebut pil koplo,” terangnya, Minggu (20/8). Dari tangan tersangka diamankan sebotol penuh pil koplo dan puluhan kemasan paket pil siap edar. Pil dobel L yang diamankan dengan total berjumlah 1.058 butir pil koplo, juga uang tunai sebesar Rp 50 ribu dan ponsel yang diduga digunakan tersangka sebagai alat untuk melakukan transaksi. “Tersangka beserta barang bukti kemudian dibawa ke Mapolsek Wajak untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Taufik. Dalam pengakuannya tersangka mengungkapkan dirinya telah mengedarkan pil koplo selama beberapa bulan terakhir. Satu paket pil koplo, yang berisi 3 butir dijual dengan harga Rp10 ribu. Atas perbuatannya, tersangka akan dikenakan pasal 435 jo pasal 138 ayat (2) dan ayat (3) UU RI nomor 17 tahun 2023 tentang kesehatan, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. Taufik menyampaikan komitmen Polres Malang dalam memberantas peredaran obat keras berbahaya, seperti pil koplo. Pihaknya akan terus gencar dalam upaya pemberantasan peredaran obat-obatan berbahaya dan berpotensi merusak masyarakat. “Kami mengimbau masyarakat untuk aktif memberikan informasi kepada pihak berwajib jika menemui tindakan ilegal semacam ini,” katanya. (kid/ari/gus)
Polsek Wajak Berhasil Tangkap Pengedar Pil Koplo
Senin 21-08-2023,09:30 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 20-08-2026,08:50 WIB
Bos Restoran Korea Son Ga Surabaya Menghilang Usai Dilaporkan Kasus Pelecehan Seksual
Rabu 19-08-2026,22:07 WIB
Peradi SAI Surabaya Buka Konsultasi Hukum Gratis di CFD Taman Bungkul
Kamis 20-08-2026,02:45 WIB
KNKT Usulkan Agen Pemeriksa Muatan Perkuat Pengawasan Barang Berbahaya di Transportasi Laut
Kamis 20-08-2026,02:12 WIB
Menhub Evaluasi Keselamatan Kapal, Tak Berhenti pada Dokumen Pasca Dua Insiden di Lautan
Kamis 20-08-2026,13:15 WIB
Dari Cinta Palsu hingga Hadiah Fiktif, Begini Modus Sindikat Love Scamming
Terkini
Kamis 20-08-2026,22:01 WIB
Mahasiswa Pasuruan Luruk Mapolres, Tuntut Kematian Widi Nurcahyono Diusut Transparan
Kamis 20-08-2026,21:58 WIB
32 Dump Truk Angkut Residu Sampah Ilegal di Keputih ke TPA Benowo
Kamis 20-08-2026,21:54 WIB
Lapas Lamongan Panen 1,8 Hektare Padi, Bekali Warga Binaan Jadi Petani Mandiri
Kamis 20-08-2026,21:51 WIB
1.331 KPM Situbondo Terindikasi Judi Online, Penyaluran Bansos Triwulan III Ditangguhkan
Kamis 20-08-2026,21:15 WIB