Malang, memorandum.co.id-Tersangka kasus pencurian ARWS (35) dilepas sebagai hasil penghentian penuntutan berdasarkan Keadilan Restoratif (Restorative Justice), Kejaksaan Negeri Kota Malang. Hal itu setelah, Kejari Kota Malang, menerima berkas perkara. Kemudian, mendengar kronologis kejadian dan tersangka menyesali perbuatannya. Kepala Kejaksaan Negeri Kota Malang Edy Winaro S.H., M.H. melalui Kasi Intelijen Eko Budisusanto, S.H., M.H. menyampaikan, atas pengakuan tersangka, menggugah Kajari Kota Malang, untuk dapat mendamaikan perkara tanpa proses peradilan. "Tersangka sangat menyesali perbuatannya. Tim Jaksa Penuntut Umum dapat mendamaikan, menenangkan dan menyelesaikan perkara tanpa proses peradilan," terangnya, Kamis (27/07/23). Sebelumnya, tersangka disangkakan 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman pidana paling lama 5 (lima) tahun 8 (delapan) bulan atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah. Namun, kemudian dilakukan mediasi antara korban dan tersangka. Disaksikan langsung keluarga korban, penyidik Polresta Malang Kota dan tokoh masyarakat. "Tersangka menyampaikan maaf dan penyesalan atas perbuatannya. Mendengar kata maaf yang tulus, korban memaafkan dan sepakat untuk berdamai," lanjutnya. Usai tercapai kesepakatan perdamaian, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Malang mengajukan permohonan penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Selanjutnya, tersangka dilepaskan dari tahanan sebagai bentuk pelaksanaan penghentian penuntutan berdasarkan Restorative Justice. Sejumlah alasan pemberian penghentian penuntutan, dikarenakan, tersangka baru pertama kali melakukan tindak pidana. Disangka melanggar Pasal 362 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling 5 (lima) tahun 8 (delapan) bulan penjara atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Telah ada Surat Perjanjian Perdamaian yang ditanda tangani oleh kedua belah pihak antara tersangka dengan korban dan disaksikan keluarga tersangka dan tokoh masyarakat. Perbuatan tersangka telah dimaafkan korban dengan adanya kesepakatan damai antara korban dengan tersangka dan respon positif dari masyarakat. (edr/ono)
Kejari Kota Malang, Bebaskan Tersangka Pencurian Lewat RJ
Kamis 27-07-2023,18:37 WIB
Reporter : Eko Yudiono
Editor : Eko Yudiono
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 02-08-2026,18:22 WIB
Polisi Perketat Pintu Suramadu, Sasar Pelaku 3C dan Pelanggar Lalu Lintas di Surabaya
Senin 03-08-2026,06:26 WIB
Sidang ke-7 Maidi Madiun (6): Ajudan Diminta Penyidik Telephone Thariq saat OTT, Maidi Sedang Olahraga
Minggu 02-08-2026,17:14 WIB
Arus Bawah PSHT Jatim Tegaskan Gerakan Solidaritas Bukan Bagian Pengurus
Minggu 02-08-2026,17:50 WIB
Pelindo Siapkan Posko dan Layanan Gratis di Pelabuhan Perak untuk Korban KM Mutiara Santosa 2
Minggu 02-08-2026,19:30 WIB
Bea Cukai Soetta Perketat Pengawasan Barang Bawaan Kru Pesawat Pascakasus Penyelundupan Narkotika
Terkini
Senin 03-08-2026,17:01 WIB
Korban Penipuan Eks Camat Pakal di Surabaya Kembali Dipanggil Penyidik untuk Dimintai Keterangan
Senin 03-08-2026,16:49 WIB
Didakwa Edarkan Wire Rope Tanpa SPPT SNI, Direktur PT Bentang Persada Internusa Tak Dibui
Senin 03-08-2026,16:42 WIB
PT BPR Bank Daerah Lamongan Tumbuh Sehat, Kinerja Meningkat dan Kontribusi untuk Daerah Menguat
Senin 03-08-2026,16:33 WIB
Asyik Ngopi di Jam Kerja, 18 ASN Pemkab Gresik Kena Razia Satpol PP
Senin 03-08-2026,16:25 WIB