Malang, memorandum.co.id-Tim gabungan Polres Malang bersama Unit Reskrim Polsek Wagir, meringkus jagoan kampung, Arif Afrianto (23), warga Dusun Dawuhan, Desa Gondowangi, kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Senin (19/6) sekitar pukul 21.00 WIB. Kasihumas Polres Malang Iptu Ahmad Taufik menyampaikan penangkapan tersebut. “Terduga pelaku penganiayaan ditangkap di rumahnya oleh unit Reskrim Polsek Wagir tanpa ada perlawanan,” terangnya, Selasa (20/6). Arif Afrianto diduga melakukan penganiayaan pada korban Toni (42), salah satu perangkat Desa Gondowangi, Kecamatan Wagir, di jalan kampung Dusun Dawuhan, Desa Gondowangi. Kejadian ini persis didepan rumah tersangka. Penganiayaan tersebut dilaporkan oleh Suwito (46) ke Polsek Wagir yang selanjutnya jajaran Polsek Wagir dipimpin Edy Suyanto melakukan penyelidikan terkait tindak pidana penganiayaan itu. Begitu cukup bukti dari beberapa keterangan saksi, langsung melakukan penangkapan terhadap Arif Afrianto, terduga pelaku penganiayaan. Dari tangan tersangka juga diamankan barang bukti dua senjata tajam yang digunakan pelaku. “Pelaku dalam kondisi mabuk saat melakukan penganiayaan terhadap perangkat desa itu,” ungkap Kapolsek Wagir AKP Ronny Margas. Ronny menjelaskan sebelum terjadi peristiwa penganiayaan, pelaku minum-minuman keras bersama beberapa temannya di kandang ayam. Setelah itu dalam kondisi mabuk, pelaku pulang sambil jalan pulang setiap ketemu orang ditantang berkelahi. Saat korban lewat di depan rumah pelaku, korban mengingatkan agar tidak membuat kegaduhan. Dalam kondisi mabuk, pelaku merasa tidak terima dan memukul korban dengan patahan kursi. Kemudian pelaku masuk rumah memgambil dua sajam, yaitu parang dengan caluk. “Akibat kejadian itu korban mengalami luka robek di bagian punggung akibat sabetan caluk pelaku,” ujar Ronny. Akibatnya, korban yang mengalami 14 jahitan dan saat ini menjalani perawatan di RSSA Kota Malang. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Arif Afrianto dikenakan pasal Penganiayaan dengan menggunakan sajam sebagaimana dimaksud dalam pasal 351 ayat (2) KUHP Jo UU Darurat No. 12 tahun 1951 tentang sajam. “Saat ini tersangka sudah kami amankan di Polsek Wagir untuk mempermudah dilakukan penyidikan pada yang bersangkutan,” tegas Ronny Margas. (kid/ari)
Aniaya Perangkat Desa, Jagoan Kampung Disel
Selasa 20-06-2023,18:30 WIB
Reporter : Eko Yudiono
Editor : Eko Yudiono
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 27-10-2026,11:11 WIB
Cemburu Picu Cekcok Jadi Motif Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun
Selasa 27-10-2026,20:28 WIB
Pengurus KONI Kota Blitar Dikukuhkan, Siapkan Pemetaan Atlet Potensial Peraih Medali
Selasa 27-10-2026,13:26 WIB
Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Hukuman Mati
Selasa 27-10-2026,10:43 WIB
Jejak Sadis Suami Siri, Habisi Ibu dan Anak hingga Dibekuk di Jombang
Selasa 27-10-2026,11:50 WIB
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Pelaku Bakar Jasad Korban Selama Dua Hari Sebelum Digiling
Terkini
Rabu 28-10-2026,08:53 WIB
Daya Beli Masyarakat Melemah, DJKN Jatim I Ungkap Tantangan Kejar Target Lelang 2026
Rabu 28-10-2026,08:33 WIB
Konsisten Berkarya, Sasya Arkhisna Kian Mantap Kuasai Skena Musik Pop Jawa
Rabu 28-10-2026,08:17 WIB
BRI BO Surabaya Pahlawan Jalin Kerja Sama Layanan Perbankan dengan RSUP Kemenkes Surabaya
Rabu 28-10-2026,07:58 WIB
Besok Sore, DPRD Jatim Gelar Wayang Kulit Gratis untuk Masyarakat dalam Rangka HUT ke-81 Pemprov
Rabu 28-10-2026,07:26 WIB