Lamongan, Memorandum.co.id - Sebanyak 82 kepala desa yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Lamongan geruduk DPRD Lamongan untuk menuntut peningkatan kesejahteraan, Senin (9/12).[penci_ads id="penci_ads_4"] Perwakilan kepala desa yang hadir di kantor wakil rakyat tersebut diterima oleh Ketua DPRD H Abdul Ghofur dan dua anggota lainnya Moch Fredy Wahyudi dan Muntoyo. Ketua APDESI Kabupaten Lamongan Zainul Mukid mengatakan, ada delapan tuntutan yang disampaikan kepada pemerintah daerah.Di mana tuntutan ini sudah pernah disampaikan langsung kepapa bupati Fadeli tiga tahun yang lalu. Tetapi hingga saat ini belum juga ada tindaklanjut. "Kami tadi menyampaikan delapan tuntutan ke dewan, dan tuntutan itu sudah pernah kami sampaikan langsung ke bapak bupati Fadeli, tapi sampai saat ini belum ada realisasi," ujarnya.[penci_related_posts dis_pview="no" dis_pdate="no" title="baca juga" background="" border="" thumbright="no" number="4" style="list" align="left" withids="" displayby="tag" orderby="rand"] Tuntutan yang disampaikan di antaranya adalah terkait siltap (penghasilan tetap), tunjangan lainnya bukan dari BHP, Sekdes PNS harus ditarik ke Pemda, Ketepatan penyaluran anggaran baik DD, ADD dan lainnya. Selain itu kades juga mengajukan tuntutan peremajaan atau pengadaan baru kendaraan operasional kepala desa, asuransi jiwa, menolak pengadaan mobil sehat yang bersumber dari dana desa (DD), peningkatan insentif BPD. Namun sayang dalam audensi itu tidak ada satupun pihak eksekutif yang hadir dalam forum tersebut. Sehingga terasa tuntutan para Kades ini mentah dan terancam gagal direalisasikan karena PABD 2020 Lamongan sudah digedok beberapa bulan yang lalu. Meski demikian kata Zainul kades masih berharap Pemkab untuk segera merealisasikan 8 tuntutan itu karena dinilai, antara tugas dan beban kades selama dengan yang didapat tidak sebanding. Sementara Ketua DPRD H. Abdul Ghofur dalam kesempatan itu mengaku akan meneruskan apa yang menjadi aspirasi para Kades kepada eksekutif, salah satunya akan memfasilitasi pertemuan antara Kades dan Bupati guna mencari solusi yang tepat atas aspirasi yang disampaikan. "Ya kami tadi sudah mendengarkan semua tuntutan para Kades, minggu depan kita undang perwakilan para kades dan pihak terkait dalam hal ini pihak eksekutif untuk mencari fomula dan solusi yang tepat, agar apa yang menjadi tuntutan Kades ini bisa direalisasikan," tegas Politikus PKB itu. (al/har/mik/gus)
Tuntut Kesejahteraan, Puluhan Kades Geruduk Dewan
Selasa 10-12-2019,09:05 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 25-02-2026,17:33 WIB
10 Resep Simpel Menu Takjil Buka Puasa Ramadan di Surabaya, Bisa untuk Ide Jualan
Rabu 25-02-2026,14:40 WIB
Jukir ATM BCA Kapas Krampung Surabaya Ancam Bunuh Nasabah, Polisi Lakukan Penyelidikan
Rabu 25-02-2026,15:57 WIB
Kejati Jatim Hentikan Kasus Guru GTT Rangkap Pendamping Desa, Kerugian Rp118 Juta Dikembalikan
Rabu 25-02-2026,08:37 WIB
Cerita Devi Purindra Parama Dewi, dari Talent Model ke Tanah Suci
Rabu 25-02-2026,14:47 WIB
Kasus KBS Masuk Tahap Penyidikan, Potensi Kerugian Negara Ditaksir di Atas Rp7 Miliar
Terkini
Kamis 26-02-2026,08:00 WIB
Sujud Teduh Putri Pendeta Gereja Bethany, Jemput Hidayah Lewat Kepolosan Sang Buah Hati
Kamis 26-02-2026,07:34 WIB
Vinícius Júnior Bungkam Ejekan dengan Gol dan Tarian, Real Madrid Lolos ke 16 Besar Liga Champions
Kamis 26-02-2026,07:01 WIB
Polres Kediri Kota Terima Silaturahmi Pipjatbang, Bahas Pembinaan Spiritual Generasi Muda
Kamis 26-02-2026,06:36 WIB
Polisi Tunggu Hasil Labfor Ungkap Penyebab Kebakaran Rusun Sombo
Kamis 26-02-2026,06:00 WIB