Lumajang, memorandum.co.id - Kapolres Lumajang, AKBP Boy Jeckson menginisiasi pembebasan pemasungan, Sugeng (45), Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) warga Desa Duren, Kecamatan Klakah. Raut wajah cerah lelaki yang sudah menderita gangguan jiwa selama tiga dasawarsa dan belakangan harus mengalami pemasungan ini tampak ketika dievakuasi untuk mendapatkan rehabilitasi medis dan penanganan kejiwaan. Pembebasan dan upaya pengobatan Sugeng diinisiasi oleh Kapolres Lumajang, AKBP Boy Jeckson bersama Bupati Lumajang, H. Thoriqul Haq, dan Dandim 0821/Lumajang, Letkol Czi Gunawan Indra. Selanjutnya, Sugeng dititipkan di Yayasan Berkas Bersinar Abadi di Lamongan milik Ipda Purnomo yang dikenal punya kepedulian tinggi terhadap ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa). AKBP Boy Jeckson menyebut, evakuasi dan upaya pengobatan ini sekaligus menjadi contoh kolaborasi apik antara stakeholder pemerintah Kabupaten Lumajang. Menurutnya, sinergi seperti inilah yang disebutnya akan memberi dampak serta manfaat besar bagi warga Kota Pisang. "Kolaborasi serta sinergi memang semestinya terwujud dalam hal-hal yang secara nyata mengurangi beban serta permasalahan di dalam masyarakat. Hal itulah yang terlihat jelas dalam pelepasan Bapak Sugeng dari pemasungan serta upaya rehabilitasi kejiwaan yang kami lakukan hari ini," ucap AKBP Boy Jeckson, Jum'at (28/4/2023). "TNI-Polri bersama Pemerintah Kabupaten, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, DPRD Kab. Lumajang, hingga RS Bhayangkara bisa secara bersama-sama menggunakan otoritas yang dimiliki untuk membantu warga. Pemanfaatan otoritas seperti inilah yang akan terus kami dorong serta tingkatkan ke depan. Jika kita memiliki kemampuan, otoritas, dan kelebihan apapun, marilah bersama-sama membantu masyarakat yang membutuhkan," katanya. Pada kesempatan tersebut, kayu pasung yang mengapit kaki Sugeng dibongkar langsung oleh AKBP Boy Jeckson dengan menggunakan linggis. Sugeng juga menjalani pemeriksaan medis sebelum dibawa ke Lamongan. Ipda Purnomo memuji kolaborasi yang diperlihatkan jajaran Forkopimda Lumajang ini dalam penanganan ODGJ. Menurutnya, perhatian dari pengemban otoritas daerah akan sangat membantu kelompok rentan seperti ODGJ. "Kolaborasi Kapolres, Bupati, Dandim, serta otoritas terkait di Kabupaten Lumajang ini tentu luar biasa. Hal-hal seperti inilah yang dibutuhkan oleh masyarakat, terlebih kelompok rentan seperti halnya penderita gangguan kejiwaan," ujarnya. "Bapak Sugeng akan kami bawa dan rawat di Lamongan. Di tempat kami nanti, selain penanganan medis lewat obat-obatan dan penanganan dokter spesialis juga akan diberikan sentuhan kejiwaan sehingga pengobatan terhadap ODGJ bisa lebih maksimal. Semoga bisa segera sembuh dan kembali ke tengah masyarakat," katanya.(ags/ziz)
Forkompinda Lumajang Kompak Bebaskan ODGJ dari Pasungan Selama 3 Tahun
Jumat 28-04-2023,13:24 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 31-10-2026,23:16 WIB
Rakyat Tunggu Ekspansi Trans Jatim Rute Mojokerto–Jombang, Koneksikan Trowulan hingga Wisata Religi Gus Dur
Minggu 01-11-2026,01:16 WIB
Gus Halim Resmi Kukuhkan Pengurus DPC PKB Kabupaten Madiun Periode 2026-2031
Minggu 01-11-2026,08:24 WIB
Ketua Fraksi PDI Perjuangan Soroti Transparansi Pengadaan BPBD Jatim, Muncul Anggaran Mi Instan Rp17,24 Miliar
Minggu 01-11-2026,16:53 WIB
Dugaan Penipuan Proyek Ruko di Lamongan, Seret Nama Eks Wabup dan Oknum Satpol PP Gresik
Minggu 01-11-2026,11:29 WIB
Gempur Pasar Luar Daerah, LPPNU Lamongan Orbitkan Tren Tani Hortikultura
Terkini
Minggu 01-11-2026,20:25 WIB
Lima Rumah Pompa Baru di Surabaya Ditargetkan Beroperasi 1 Desember 2026
Minggu 01-11-2026,20:25 WIB
Kapolri Larang Penggunaan Vape di Lingkungan Kepolisian, Ancam Sanksi Tegas
Minggu 01-11-2026,20:17 WIB
Pajak Ekonomi Digital Tembus Rp58,75 Triliun, Transaksi Online Dominasi Penerimaan
Minggu 01-11-2026,20:06 WIB
Geger, Jasad Perempuan Tanpa Busana Ditemukan di Sungai Suwono Indah Park Ngawi
Minggu 01-11-2026,19:47 WIB