HJKS Banner
SFF 20266

Staf Khusus Kepresidenan Tinjau Koperasi Merah Putih di Sidoarjo

Staf Khusus Kepresidenan Tinjau Koperasi Merah Putih di Sidoarjo

Staf Khusus Kepresidenan meninjau KDMP di Sidoarjo.(jok)--

SIDOARJO, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Tenaga Ahli Utama Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP), Letjen TNI (Purn) Arif Rahman meninjau pelaksanaan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten SIDOARJO, Jumat 12 Juni 2026. Kunjungan tersebut dilakukan di dua lokasi, yakni KDMP Desa Sumorame, Kecamatan Candi dan KDMP Desa Rangkah Kidul, Kecamatan SIDOARJO

Bupati Sidoarjo Subandi bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dandim 0816 Sidoarjo serta jajaran Forkopimda Sidoarjo mendampingi kunjungan ini.

BACA JUGA:Kodim Lamongan Siapkan 120 Koperasi Merah Putih Tahap II, Wapanglima TNI Apresiasi


Mini Kidi Wipes.--

Peninjauan ini bertujuan memastikan program prioritas Presiden Republik Indonesia di bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.

Saat berada di KDMP Desa Sumorame, Bupati Sidoarjo menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas perhatian pemerintah pusat terhadap perkembangan Koperasi Merah Putih di Kabupaten Sidoarjo.

BACA JUGA:Dandim Situbondo Pastikan Pembangunan Koperasi Merah Putih Tuntas Tepat Waktu

Menurutnya, kepercayaan yang diberikan pemerintah pusat menjadi motivasi bagi Kabupaten Sidoarjo untuk terus mengembangkan koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan.

"Alhamdulillah, hari ini Kabupaten Sidoarjo mendapatkan kehormatan dengan kunjungan dari Kantor Staf Presiden untuk melihat langsung perkembangan Koperasi Merah Putih. Ini menjadi kebanggaan sekaligus amanah bagi kami untuk menyukseskan program yang dicanangkan Presiden demi kesejahteraan masyarakat," ujarnya. 

Ia mengatakan, keberadaan Koperasi Merah Putih harus mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat desa. Tidak hanya sebagai tempat distribusi kebutuhan pokok, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan UMKM dan peningkatan kesejahteraan warga.

BACA JUGA:Kasdim 0821/Lumajang Serahkan 47 Kendaraan Operasional Koperasi Merah Putih

Subandi mencontohkan berbagai program yang dapat dijalankan koperasi, seperti penyediaan beras program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari Bulog dengan harga yang lebih terjangkau dibanding harga pasar. Menurutnya, pola distribusi seperti ini mampu membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

"Harga beras di pasaran bisa mencapai sekitar Rp13 ribu per kilogram, sedangkan melalui Bulog masyarakat dapat memperoleh dengan harga sekitar Rp11 ribu. Koperasi bisa menjadi sarana untuk menghadirkan kebutuhan pokok yang lebih murah dan mudah dijangkau masyarakat," katanya.

Selain beras, koperasi juga dapat menjadi sarana distribusi minyak goreng dan berbagai kebutuhan pokok lainnya dengan harga yang lebih terjangkau. Langkah tersebut dinilai sangat membantu pelaku usaha kecil seperti pedagang kelontong, pedagang gorengan, serta UMKM lainnya yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat.

Sumber: