Surabaya, memorandum.co.id - Fenomena stunting merupakan salah satu ancaman serius bagi generasi muda di Indonesia. Stunting merupakan kondisi ketika balita memiliki tinggi badan di bawah rata-rata. Hal ini diakibatkan asupan gizi yang diberikan, dalam waktu yang panjang dan tidak sesuai dengan kebutuhan. Kementerian Kesehatan mengumumkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) dimana prevalensi stunting di Indonesia turun dari 24,4 persen di 2021 menjadi 21,6 persen di 2022. Meski begitu masyarakat maupun pemerintah tetap harus melakukan pencegahan stunting tersebut. PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 bekerja sama dengan beberapa stakeholder dan pemerintahan Kota Surabaya melakukan gerakan cegah stunting di Kecamatan Pabean Cantian Surabaya dalam acara “Healing” yang diselenggarakan di Surabaya North Quay Tanjung Perak Surabaya. Istri Camat Pabean Cantian, Mirmayani menyebutkan, saat ini ada 23 balita stunting di di wilayahnya . Kecamatan Pabean Cantian juga berkordinasi dengan Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang bertugas memantau balita stunting setiap harinya. Istri Wali Kota Surabaya, Rini Indriyani Eri Cahyadi juga turut hadir dalam acara tersebut. Dalam sambutannya, Rini mengingatkan kepada para orang tua agar dapat melakukan pencegahan stunting sejak dini “Para orang tua dapat melakukan pencegahan stunting sejak bayi didalam kandungan dengan memenuhi asupan gizi yang cukup kepada ibu dan bayinya, serta memberikan ASI ekslusif dan MPASI kepada bayi,” ungkapnya. Rini menambahkan, orang tua perlu rutin membawa anak ke posyandu untuk melakukan pengecekan secara berkala. Melalui Program Tanggung Jawab Sosial, Pelindo Regional 3 menggandeng anak dan cucu perusahaan yaitu PT. PEL, PT. PDS, PT. BJTI, PT. APBS, PT. PMS, PT. LEGI, PT. SPTP, PT. TEDS, PT. TTL, dan PT. BIMA untuk memberikan bantuan kepada balita stunting di Kecamatan Pabean Cantian sebesar Rp 320 juta untuk jangka waktu 8 bulan. Division Head Pelayanan SDM & Umum Regional 3, Juju Juarsih menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah ikut bepartisipasi dalam menyelenggarakan acara ini. “Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang sudah terlibat dalam menyelenggarakan acara ini. Diharapkan bantuan yang kami berikan ini dapat bermanfaat bagi balita di Kecamatan Pabean Cantian, khususnya bagi para penderita stunting dan orang tua semakin bersemangat dalam menyongsong masa depan dengan menggali potensi yang ada di dalam diri anak,” ungkapnya, Sabtu (11/03/2023). Selain bantuan yang diberikan, dalam kegiatan yang ini Pelindo bekerja sama dengan PT. IHC menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis. Tak hanya itu, ibu-ibu dari TPK se-Kecamatan Pabean Cantian juga diberi kesempatan untuk berkreativitas dengan mengikuti lomba kreasi makanan stunting atau menghias hantaran. (lis)
Cegah Stunting, Pelindo Group Bantu Balita Pabean Cantian
Sabtu 11-03-2023,16:22 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 10-08-2026,21:51 WIB
Presiden Dijadwalkan Buka Muktamar Ke-35 NU di Jombang
Senin 10-08-2026,21:43 WIB
Kejagung Periksa Tujuh Saksi Terkait Kasus TPPU Febrie Adriansyah
Senin 10-08-2026,22:01 WIB
Kadin Jatim Buka Jalan Kerja bagi Penyandang Disabilitas lewat Pelatihan Pelayanan Prima
Senin 10-08-2026,21:40 WIB
DPRD Jatim Cari Solusi Nasib PPPK, Dorong Pemprov Tak Bergantung Pusat
Senin 10-08-2026,21:45 WIB
Presiden Prabowo Perintahkan Penanganan Maksimal Karhutla Saat El Nino
Terkini
Selasa 11-08-2026,21:23 WIB
Nelayan Temukan Jasad Pria Mengapung di Bawah Suramadu, Identitas Belum Terungkap
Selasa 11-08-2026,21:19 WIB
Satlantas Polres Malang Juara 1 Ramp Check se-Jatim, Upaya Cegah Kecelakaan Diperkuat
Selasa 11-08-2026,21:16 WIB
Sempat Menghilang Usai Aniaya Warga, Pria di Gedangan Malang Ditangkap Polisi
Selasa 11-08-2026,21:05 WIB
Ketua Fraksi Gerindra Ajeng Wira Wati Dorong Anak Muda Tak Jadi Penonton di Era AI
Selasa 11-08-2026,21:02 WIB