Malang, Memorandum.co.id - Seorang warga Kota Malang, E (47), yang membuka praktik pengobatan alternatif di Kelurahan Cemorokandang harus meringkuk di sel tahanan Polresta Malang Kota sejak Selasa sore (27/12/22). Pasalnya, ia diduga melakukan pencabulan kepada korban yang juga pasiennya. Caranya, dengan memegang menggunakan tangan serta alat bantu pria dewasa ke kemaluan korban. "Jadi tersangka ini, membuka praktek pengobatan alternatif dengan metode ruqyah. Caranya dengan memijit mijit pasiennya. Kemudian, memegang megang dengan tangan serta alat bantu pria, kepada kemaluan korban," terang Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Bayu Febrianto Prayoga saat ditemui, Rabu (28/12/22). Ia menambahkan, peristiwa itu diketahui setelah korban mengaku merasakan nyeri pada kemaluannya. Selanjutnya, hal tersebut diceritakan kepada teman dan gurunya. Akhirnya, korban melaporkan peristiwa yang dialami, ke Polresta Malang Kota. "Korban mengaku, tahu pengobatan alternatif dari temannya. Kalau untuk pengakuan tersangka, katanya korban itu sering was was. Kemudian mendatangi pengobatan alternatif. Dan selanjutnya, ditangani tersangka dengan pengobatan melalui dipijit," lanjutnya. Kini, tersangka telah meringkuk di sel tahanan Mapolresta Malang Kota. Ia terancam pasal 82 Undang Undang perlindungan anak tentang pencabulan. Sementara ancaman hukumannya, di atas 5 tahun. Dari penangkapan tersangka, diamankan barang bukti berupa alat praktek pengobatan, yang digunakan tersangka. "Kami menghimbau, jika ada yang merasa menjadi korbannya, silakan melapor ke polresta Malang Kota. Hingga saat ini, masih satu orang yang melapor. Namun, informasinya masih ada lagi. Dan itu, masih kami dalami," pungkas Kasat Reskrim. (edr)
Modus Ruqyah Malah Cabuli Pasien
Rabu 28-12-2022,15:58 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 04-07-2026,15:03 WIB
Mutasi Pejabat dan Kapolsek, Kapolres Ngawi Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Prima
Sabtu 04-07-2026,21:03 WIB
Pererat Sinergi dengan Masyarakat, Babinsa Larangan Pantau Aktivitas Perajin Mebel di Pamekasan
Sabtu 04-07-2026,13:35 WIB
Bhabinkamtibmas Ngrambe Monitoring Pekarangan Sayuran Warga, Perkuat Ketahanan Pangan di Ngawi
Sabtu 04-07-2026,10:15 WIB
PHK Massal Ancam Ribuan Pekerja di Jatim, Gejolak Geopolitik Global Jadi Pemicu
Sabtu 04-07-2026,14:58 WIB
Hangatnya Grebeg Suro 2026 di Sabrang: Dari Kayuhan Onthel hingga Alunan Gandrung Satukan Hati Warga
Terkini
Minggu 05-07-2026,09:23 WIB
RDP dengan Komisi II DPR, Sekjen ATR/BPN Laporkan Capaian Implementasi Tujuh Layanan Prioritas
Minggu 05-07-2026,09:19 WIB
Hadirkan Senyum dan Harapan, Polres Ngawi Bedah Dua Rumah Jadi Layak Huni
Minggu 05-07-2026,08:35 WIB
Bayi Baru Lahir Ditemukan Tergeletak di Bawah Pohon Mangga di Klampis Bangkalan, Polisi Lakukan Penyelidikan
Sabtu 04-07-2026,21:37 WIB
Polri-TNI Bersinergi Kawal Tasyakuran Warga Baru PSHT di Kediri Kota
Sabtu 04-07-2026,21:03 WIB