Surabaya, memorandum.co.id - Seorang bocah laki-laki meninggal dunia akibat tersambar petir pada Rabu (21/12) sore. Korban berinisial MAA (12) yang tinggal di kawasan Bulak Banteng itu meninggal saat berlatih sepak bola di lapangan Kalilom. Peristiwa itu terjadi ketika korban yang merupakan siswa kelas 6 SD itu sedang berlatih sepak bola bersama rekan-rekannya di Sekolah Sepakbola (SSB). Saat itu kondisi cuaca sedang terjadi hujan disertai sambaran petir. "Lagi latihan rutin, kondisi memang hujan. Tiba tiba korban itu langsung tersambar petir," kata Willy, keluarga korban kepada memorandum.co.id, Kamis (22/12). Menurut dia, korban tersebut langsung tak sadarkan diri setelah tersambar petir. Putra kandung pasangan Rini dan Antok itu langsung dibawa ke puskesmas setempat. Sesampainya di puskesmas, korban dinyatakan meninggal dunia. "Sepertinya meninggal di lokasi, karena sudah tidak sadarkan diri," kata dia. Pihaknya mengatakan, korban bernama MAA berstatus pelajar SD. "Waktu itu korban diantar ibunya untuk berlatih. Saat itu kondisi cuaca di wilayah Kalilom memang sedang turun hujan dan banyak petir," imbuhnya. Tidak hanya korban, lanjutnya, akibat sambaran petir itu wasit lapangan yang berada di sekitar korban juga ikut terpental karena sambaran petir tersebut. "Iya wasitnya sampai terpental," ujarnya. Berdasarkan hasil pemeriksaan fisik, terdapat sejumlah luka bekas sambaran petir pada tubuh korban. Sementara itu Ridwan Mubarun ketika dikonfirmasi mengatakan tidak ada informasi yang masuk ke Commad Center 112. "Kami cek dioperator 112 tidak ada, cuma minta bantuan ambulance aja lalu direspon dinsos," jelasnya. Sedangkan Kanitreskrim Polsek Kenjeran AKP Suryadi mengaku tidak ada laporan yang masuk ke polsek terkait kejadian tersebut. "Sudah saya tanyakan ke piket kemarin tidak ada laporan. Kemungkinan peristiwa itu tidak di laporkan ke polsek," jelasnya. ( alf)
Berlatih Sepak Bola, Pelajar SD Tersambar Petir
Kamis 22-12-2022,17:37 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 11-08-2026,21:59 WIB
Sidang ke-9 Maidi Madiun Cs (3): Saksi PT Hasta Ungkap CSR Rp350 Juta Diminta Sumarno untuk Paving TPA Winongo
Selasa 11-08-2026,21:02 WIB
Cegah Dampak Kekeringan Meluas, Mentan Amran Bantu Pengairan Sawah di Gresik
Selasa 11-08-2026,21:53 WIB
Viral Dugaan Minta Aborsi, Pemkot Surabaya Putus Kontrak Tio Ferdian sebagai MC
Selasa 11-08-2026,22:18 WIB
DPRD Kota Madiun Soroti Lelang Lanskap MPP Turun 20 Persen, Harap Kualitas Tidak terdampak
Rabu 12-08-2026,06:02 WIB
Progres Proyek Rehab Sekolah Minus, Plt Wali Kota Madiun Minta Dikebut
Terkini
Rabu 12-08-2026,19:28 WIB
Kantah Tulungagung Gandeng IPPAT dan Bapenda, Urusan Tanah Didorong Makin Mudah
Rabu 12-08-2026,19:27 WIB
Cinta yang Tak Direstui (4): Sumpah Sunyi Seorang Barista
Rabu 12-08-2026,19:25 WIB
Ngopi Pakai Uang Palsu, Warga Bungah Gresik Diamankan Polisi
Rabu 12-08-2026,19:23 WIB
Semarak HUT Kemerdekaan RI, Babinsa Kraton Bantu Warga Percantik Lingkungan
Rabu 12-08-2026,19:20 WIB