Blitar, Memorandum.co.id - Petani di Kabupaten Blitar kembali mendapatkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan). Bantuan alsintan sebanyak 38 unit yang terdiri atas hand traktor sebanyak 25 unit, 9 unit pompa air dan 4 unit traktor roda empat. Direktur Jenderal (Dirjen) Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Sarwo Edhy mengatakan, alsintan ini sebisa mungkin harus bermanfaat. Bahkan, diharapkan mampu memberikan nilai tambah untuk petani. "Jangan sampai alsintan hanya disimpan di rumah atau dijual. Karena itu harus dioptimalkan supaya tepat sasaran," kata Sarwo Edhy. Dikatakan Sarwo Edhy, apabila alsintan bisa dikelola dengan baik akan memberi penghasilan tambahan bagi Poktan atau Gapoktan. Terlebih Poktan atau Gapoktan bisa membentuk usaha pelayanan jasa alsintan (UPJA), koperasi dan kelompok usaha bersama (KUB) untuk mengembangkan alsintan bantuan pemerintah.[penci_related_posts dis_pview="no" dis_pdate="no" title="baca juga" background="" border="" thumbright="no" number="4" style="list" align="left" withids="" displayby="tag" orderby="rand"] "Seperti yang dilakukan kelompok mahasiswa di Sumatera Selatan yang mengelola alsintan dengan mendirikan KUB. Kurun tiga bulan, hasil dari sewa alsintan sudah mencapai Rp 170 juta," jelas Sarwo Edhy. Kepala Bidang Sarana Prasarana Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Blitar, Dwi Martono mengatakan, bantuan ini datang dari pemerintah pusat, tentunya untuk meningkatkan produksi pertanian. Menurut Dwi Martono, pembagian bantuan Alsintan itu dilakukan secara bertahap. "Dinas Pertanian telah yang membagikan traktor roda empat sedangkan berikutnya menyusul pompa air dan hand traktor. Karena hand traktor baru datang, dan sekarang masih dirakit," jelas Dwi Martono. Diungkapkan Dwi Martono, pihaknya mendiskusikan traktor roda empat ke empat kecamatan yaitu ke Desa Siraman di Kecamatan Wonotirto, Desa Kotes di Kecamatan Gandusari, Desa Gedok di Kecamatan Talun, dan Desa Kalipucung di Kecamatan sanankulon. "Semua alsintan itu telah diterima ketua kelompok tani masing-masing desa tersebut," tambah Dwi Martono. Dwi Martono menegaskan, setiap dinas pertanian membagikan alsintan ke kelompok tani, pasti sekaligus memberikan arahan tata cara merawat alat tersebut supaya nanti pada pemanfaatannya tidak melanggar aturan yang ditetapkan. "Kami tegaskan, bantuan ini benar benar free, tidak ada kontribusi ke dinas pertanian sama sekali," tegasnya. Ia berharap, bantuan alsintan itu bisa dimanfaatkan dengan maksimal oleh petani sehingga dapat meningkatkan hasil produksi pertanian. "Kalau hasilnya naik, harapan kami pemasukan yang didapat petani juga akan naik," pungkas Dwi Martono. Di kesempatan berbeda, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan, bantuan Alsintan tersebut tidak hanya untuk meningkatkan produksi, tetapi juga untuk menarik minat anak muda terjun ke pertanian. "Tujuan utamanya tentu untuk meningkatkan produksi. Tetapi untuk memastikan ada regenerasi petani, anak muda harus diberikan sesuatu yang menarik minatnya. Yaitu dengan mekanisasi pertanian," kata Mentan Syahrul. (pra/rif/gus)
Tingkatkan Produksi Petani, Gelontor 38 Unit Alsintan
Jumat 22-11-2019,10:57 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 26-01-2026,07:55 WIB
Perjalanan Karier Melin Cahya Islachlaila Menembus Batas Profesi
Senin 26-01-2026,06:35 WIB
Endrick Menggila! Hat-trick Antar Lyon Tekuk Metz 5-2 di Ligue 1
Senin 26-01-2026,06:00 WIB
SLC Cup 2026 Road to Japan Digelar di Surabaya, Libatkan 400 Atlet Bela Diri dari Tiga Cabor
Senin 26-01-2026,08:27 WIB
Sambut Peserta DISWAY Explore Business with Dahlan Iskan di Gresik, Wabup Alif Pastikan Kemudahan Investasi
Senin 26-01-2026,09:00 WIB
Talak Tiga: Terlalu Mudah Mengucap, Terlalu Berat Menanggung (1)
Terkini
Senin 26-01-2026,21:19 WIB
Satreskrim Polres Gresik Tindak Tegas Begal Payudara Sasar Siswi di Jalan Raya Kebomas
Senin 26-01-2026,20:56 WIB
IPSI Jatim Dorong Pengkab/Pengkot Kejar Prestasi Maksimal di Porprov 2027
Senin 26-01-2026,20:44 WIB
Puluhan Warga Imaan Geruduk PN Gresik, Kecewa Midhol Pembunuh Agen Bank Dituntut 14 Tahun
Senin 26-01-2026,20:34 WIB
Pengajian Triwulan JATMAN Idaroh Syu’biyah Kota Malang Dihadiri Ratusan Jemaah Thoriqoh
Senin 26-01-2026,20:25 WIB