Police line yang terpasang di lokasi hilangnya dua patung macan di Krematorium Eka Praya. Surabaya, memorandum.co.id - Hilangnya dua patung macan di Krematorium Eka Praya Kembang Kuning diduga ada motif persaingan bisnis. Nilai patung yang tertancap sejak tahun 50-an itu disebut sebut punya nilai rupiah puluhan juta. Sepengetahuan Arto Julianto, warga Surabaya, bahwa menurut kepercayaan patung macan yang terletak di depan itu mempunyai nilai sejarah tinggi dan disebut sebagai penjaga area krematorium tersebut. "Kalau dilihat pada sisi mistisnya, patung itu ada isinya (berbau hal gaib). Patung itu sudah lama, ada yang menyakini menjaga krematorium," kata pria yang kesehariannya merias mayat ini. Kenapa yang dicuri dua patung macan tersebut? Dia menyakini bahwa motif dari pencurian patung ini karena nilai jualnya cukup tinggi. Namun semua di balik insiden ini, menurutnya pihak berwajib yang bisa mengungkap apa motif sebenarnya. "Itu bisa sampai 20 - 25 juta atau bahkan lebih nilai jualnya. Mungkin ya dijual lagi oleh pelakunya," ungkapnya. Sementara itu pegiat sejarah Kota Surabaya Kuncarsono Prasetya ketika dikonfirmasi apakah patung yang dicuri tersebut termasuk sejarah. "Nggak ada catatan sejarah tentang patung itu," ungkapnya. Pihaknya juga enggan berkomentar banyak karena tidak tahu betul masalahnya dan objek yang dicuri."Gak bisa komentar, dari pada salah,' jelasnya. Sementara hasil olah TKP polisi dan pemeriksaan CCTV di lokasi kejadian, terekam aktivitas tujuh orang dan pikap yang diduga komplotan pencuri tersebut. Kejadian itu dilaporkan ke Polsek Sawahan. Sejauh ini polisi masih melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi. "Kami panggil saksi saksi untuk dimintai keterangan di polsek," kata Kapolsek Sawahan Kompol Risky Fardian. (alf)
Patung Macan Krematorium Kembang Kuning Punya Nilai Jual Tinggi
Senin 14-11-2022,19:41 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 29-03-2026,09:00 WIB
Halalbihalal GSB Jember di Kediaman H. Herwan, Momen Cas Semangat dan Perkuat Ukhuwah di Tengah Hangat Ketupat
Minggu 29-03-2026,06:46 WIB
Grand Final PMPL ID Spring 2026 Surabaya Hari Kedua, McJoe Kokoh di Puncak Klasemen
Minggu 29-03-2026,09:23 WIB
Papuma Chaos, Kunjungan Tembus 8.800 Orang, Ambulans Hilir Mudik Evakuasi Korban Jatuh dan Pingsan
Minggu 29-03-2026,07:16 WIB
MPL ID S17 Week 1 Day 2 Memanas, TLID Bungkam Keraguan ONIC dan EVOS Raih Kemenangan
Minggu 29-03-2026,07:02 WIB
Festival PUBG Mobile Anniversary Ke-8 di Surabaya, Parade Cosplay hingga Drone Show Pecahkan Rekor
Terkini
Minggu 29-03-2026,22:48 WIB
Sejarah Hari Film Nasional 30 Maret, Tonggak Perfilman Indonesia
Minggu 29-03-2026,22:41 WIB
Jordi Amat Puji Taktik John Herdman di Timnas Indonesia pada FIFA Series 2026
Minggu 29-03-2026,21:37 WIB
Tiba di Tokyo, Prabowo Disambut Pejabat Pemerintah Jepang di Haneda Airport
Minggu 29-03-2026,21:13 WIB
DPRD Jatim Ingatkan Pemprov, Urbanisasi Pascalebaran Menjadi Ancaman bagi Kota Besar
Minggu 29-03-2026,21:01 WIB