Jember Pecahkan Rekor, Bantuan Alsintan Rp312 Miliar Digelontorkan untuk Petani
Bupati Jember Muhammad Fawait Salurkan Bantuan Alsintan pada kelompok petani.--
JEMBER, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) JEMBER kembali mencatat sejarah baru dalam sektor pertanian melalui penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berskala besar. Program ini menjadi distribusi bantuan terbesar yang pernah diterima petani di daerah tersebut.
Pemerintah pusat bersama Pemkab Jember menyalurkan bantuan dengan total nilai mencapai Rp312 miliar untuk tahun anggaran 2025 - 2026. Bantuan tersebut mencakup alat produksi, benih, pupuk, hingga perbaikan infrastruktur pertanian.
BACA JUGA:Tak Ingin Petani Jember Menangis, Bupati Fawait Pasang Badan Soal Pupuk dan BBM

Mini Kidi Wipes.--
Penyerahan bantuan di lakukan langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, kepada kelompok tani penerima di berbagai wilayah. Salah satu penerima traktor adalah Miskat, Mufid, Ahmad Fatoni, Rahwini, dan Wahyu Nur yang mewakili gabungan kelompok tani.
“Ini adalah komitmen nyata pemerintah untuk memperkuat sektor pertanian di Jember,” ujarnya dalam kegiatan Pro Gus’e Update di kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Sabtu 7 Juni 2026.
BACA JUGA:Petani Tersenyum, Bupati Gus Fawait Optimistis Jember Kokoh Jadi Bukti Lumbung Pangan Jawa Timur
Bantuan yang di salurkan meliputi 170 pompa air, 47 traktor, 12 unit combine harvester, serta traktor roda empat sebanyak sekitar 40 hingga 50 unit yang akan segera diberikan kepada petani. Selain itu, juga terdapat bantuan alat pascapanen seperti rice milling unit dan mesin pengolahan hasil pertanian.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan bahwa pemerintah akan terus mengusulkan tambahan bantuan kepada pemerintah pusat. Dirinya menegaskan bahwa penguatan alat dan teknologi pertanian menjadi prioritas untuk meningkatkan produktivitas petani.
Selain itu, turut di siapkan bantuan traktor roda dua serta drone pertanian untuk mendukung proses pra-panen dan efisiensi kerja di lapangan.
BACA JUGA:Bupati Jember Dukung RUU Perlindungan dan Pemberdayaan Pasar Tradisional di Seminar Nasional
“Petani harus benar-benar merasakan dampak kehadiran negara dalam sektor produksi pangan,” ucapnya.
Selain alsintan, pemerintah juga menyiapkan program rehabilitasi 16 titik irigasi besar yang tersebar di beberapa kecamatan. Infrastruktur ini di harapkan mampu memperkuat sistem pengairan agar lahan pertanian lebih produktif dan stabil.
“Irigasi adalah urat nadi pertanian. Jika aliran air lancar, maka produksi juga akan meningkat,” jelasnya.
Sumber:









