Surabaya, memorandum.co.id - Denting piano Karina Aliya Afandi, dengan fasih mengiringi lantunan lagu legendaris Rek Ayo Rek. Siswi kelas 1 SMP Elyon School Surabaya itu membuat terpukau dewan juri Puteri Anak Indonesia 2022. Hingga lolos ke lima besar. Tanpa latar belakang modeling maupun urusan catwalk, Karina ternyata mampu mengeluarkan bakat terpendamnya ketika tampil perdana di ajang itu. Tak hanya itu, titel Puteri Budaya yang ditasbihkan dewan juri kepadanya, menjadi penguat bahwa kemampuan remaja 12 tahun itu akan budaya Indonesia sangat tinggi. Ditemui di salah satu kafe di kawasan Surabaya barat, Senin (7/11/2022), Karina menceritakan beruntung memiliki orang tua yang mengajarkan tentang budaya Indonesia. Bukan hanya tentang sejarahnya saja melainkan bagaimana cara memainkan permainan tradisional. Hal ini yang menjadi satu tema yang ia angkat dalam presentasi kepada dewan juri. Ia menceritakan bagaimana memperkenalkan permainan tradisional yang saat ini tergerus zaman. Rekan sebayanya bahkan cenderung mengakrabi gadget dalam keseharian. "Padahal melalui permainan tradisional itu, saya banyak belajar tentang tingginya interaksi sosial. Termasuk mengenal soal budaya dan sejarah Indonesia. Kan selama ini anak zaman sekarang jarang tahu permainan tradisional. Apalagi sejak pandemi Covid-19, memaksa sekolah pun harus online yang ternyata kian menjauhkan dari permainan tradisional,” sebutnya. Memang, ketertarikan Karina muncul lantaran lingkungan terdekatnya. Kedua orang tuanya selalu mengajarkan budaya dan sejarah Indonesia. Tak heran, tur ke lokasi-lokasi bersejarah khususnya di Jawa, kerap dilakukan sejak dini. “Ternyata itu jadi modal sehingga saya terpilih jadi Puteri Anak Indonesia 2022 kategori budaya. Bersama empat kontestan lainnya yang maju di babak lima besar pada 31 Oktober 2022 lalu,” sebut penyuka permainan dakon tersebut. Dengan statusnya sebagai Puteri Anak Indonesia 2022, Karina punya mimpi untuk mengajak anak-anak di seluruh Indonesia menghormati dan bangga dengan budaya sendiri. “Indonesia memiliki anekaragam budaya yang membanggakan. Dan itu yang bisa jadi keunggulan kita nanti,” sebutnya menceritakan kebanggaannya ketika Sandiaga Uno menanyakan keragaman budaya lokal yang menjadi keunggulan negeri ini. Leo Christian Afandi, ayah Karina menimpali, putrinya lolos ke lima besar dari 39 peserta. Sebagai satu dari tiga wakil Jawa Timur, prestasi itu tentu sangat membanggakan. Bisa disebut, hasil itu jerih upaya Karina sendiri. Dia benar-benar otodidak belajar speak di atas panggung menjelaskan materi yang disampaikan. "Dari Putri Anak Jatim Pariwisata, sekarang menjadi Putri Anak Indonesia Budaya. Tetap saya dukung, karena anak saya bertugas mengenalkan budaya Indonesia. Kita sudah keliling seluruh Jawa dan terakhir ke Solo kita perkenalkan batik dan bagaimana cara pembuatannya," imbuh pria yang ternyata atlet tembak reaksi andalan Indonesia tersebut. (epe)
Rek Ayo Rek, Iringi Karina Afandi Sandang Mahkota Puteri Anak Indonesia 2022
Senin 07-11-2022,20:31 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 08-02-2026,16:02 WIB
Geger! Guru di Jember Diduga Telanjangi Murid karena Hilang Uang, Dispendik Beri Sanksi Keras
Minggu 08-02-2026,11:08 WIB
Aksi Demo Selasa 10 Pebruari, Uji Taji DPRD Sidoarjo Akhiri Perang Dingin Eksekutif
Minggu 08-02-2026,19:00 WIB
Pertebal Ketakwaan, Jemaah Umrah Bakkah Travel Napak Tilas Jejak Perjuangan Nabi di Makkah
Minggu 08-02-2026,17:49 WIB
Tak Berizin dan Tak Bayar Sewa, Kabel FO Semrawut di Surabaya Ditertibkan Pemkot
Minggu 08-02-2026,12:40 WIB
Isak Tangis di Sudut Kakbah, Kisah Haru 4 Sekawan Mencari Ampunan dan Kepasrahan di Tanah Suci
Terkini
Senin 09-02-2026,07:31 WIB
Ajarkan Tertib Berlalulintas Sejak Dini, Polda Jatim Masifkan Edukasi ke Sekolah
Senin 09-02-2026,07:28 WIB
Kalulu Jadi Penyelamat Juventus, Hasil Imbang Dramatis Jaga Asa Scudetto
Senin 09-02-2026,07:25 WIB
Proses Hukum Menggantung, Rekonstruksi Eks Asrama VOC di Bandar Grissee Dikhawatirkan Hanya Jadi Replika
Senin 09-02-2026,07:05 WIB