Surabaya, memorandum.co.id - Muhammad Salim, tersangka pencuri kabel pengantar informasi perlintasan kereta api ditangkap anggota Antibandit Polsek Wonocolo dibantu anggota Jatanras Satrekstim Polrestases Surabaya, Senin (24/10/2022). Pria 45 tahun itu disergap saat tidur lelap di rumahnya Jalan Tambak Dalam Utama Gang Buntu. "Tersangka diamankan pukul 21.00 malam di rumahnya," kata Kapolsek Wonocolo AKP Bayu Halim Nugroho, Selasa (25/1/2022) sore. "Saat kami amankan, yang bersangkutan sedang tertidur lelap. Lalu kami tangkap tanpa ada perlawanan dari tersangka," kata mantan Kasatlantas Polres Lumajang itu. Bayu menyebut, tak mudah menemukan keberadaan tersangka. Sebab, usai sadar aksinya viral dan sempat mengancam akan membunuh perekam video, tersangka yang merupakan residivis ini kabur ke Sampang, Madura. Sementara hasil penyidikan, ia mulai beraksi sejak dua bulan belakangan. "Baru dua bulan. Butuh waktu tiga hari untuk memotong kabel sebelum hendak diangkut motor. TKP nya banyak, karena pekerjaannya rombeng (besi tua, red) dan masyarakat sering melihat," tegas Bayu. Sebelum aksi pamungkasnya menghantar tersangka ke balik jeruji besi, pengendara PCX putih W 2507 UQ ini pernah beraksi di wilayah Tandes. Di sana, ia mencuri kabel serupa. Hanya saja kabel itu, milik Telkom. Sementara itu, perwakilan PT KAI Daop 8 Surabaya, Luqman menyampaikan, kabel tersebut sangat penting karena berfungsi sebagai komunikasi ke pos penjaga palang pintu perlintasan kereta, bila ada kereta api melintas. "Dampaknya membahayakan keselamatan KA, karena dapat memutus komunikasi dari stasiun Wonokromo ke Waru. Ketika kereta lewat, selalu ada pemberitahuan. Akibat perbuatan bapak ini, komunikasi antar pos terganggu," kata dia. Sementara itu, tersangka Salim hanya bisa merengek minta ampun dan memohon maaf kepada masyarakat. "Ampun, saya mohon maaf. Saya minta maaf kepada seluruh warga Indonesia. Saya minta maaf kepada bapak semua," rengeknya. Disinggung terkait pengancaman kepada perekam video, Salim mengaku khilaf. Ia mengakui saat itu dirinya sebenarnya takut ada yang merekam aksinya. "Saya takut pak. Saya minta maaf pak," tutup dia. Dari tangan Salim, polisi mengamankan barang bukti satu setel pakaian, motor PCX putih W 2507 UQ yang digunakan saat beraksi. Selain itu, turut menjadi barang bukti kabel sepanjang 180 meter.(fdn)
Pencuri Kabel PT KAI Menangis Minta Ampun
Selasa 25-10-2022,18:10 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 05-11-2026,04:08 WIB
Dosen Unair Soroti Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden, Ingatkan Ancaman Privasi Rakyat
Kamis 05-11-2026,08:09 WIB
Rumput Tetangga Lebih Hijau (4): Pelarian yang Salah Alamat
Kamis 05-11-2026,07:06 WIB
Roadshow di Malang, Film Piye To Kih Bawa Pesan Berani Kejar Mimpi
Kamis 05-11-2026,05:09 WIB
Urus SKCK Kini Bisa lewat Super Apps Polri, Polda Jatim Tegaskan Tarif Rp 30 Ribu
Kamis 05-11-2026,03:07 WIB
Maintenance 13 SPAM, Tugu Tirta Malang Siapkan Mobil Tangki Air Gratis untuk Pelanggan
Terkini
Jumat 06-11-2026,01:00 WIB
Swiss-Belinn Malang Ajak Anak Tampil Kreatif Lewat Halloween Fashion Show 2026
Jumat 06-11-2026,00:53 WIB
Pemkot dan PD Pasar Surya Gelar Sosialisasi RPU Pasar Babaan, Pedagang Unggas Sampaikan Keluhan
Jumat 06-11-2026,00:00 WIB
Pengelola Pasar Buah Tanjungsari Surabaya Mengaku Diintimidasi saat Diminta Teken Surat Pernyataan
Kamis 05-11-2026,23:34 WIB
Musim Hujan Molor, Lamongan Siaga Satu Bencana Hidrometeorologi
Kamis 05-11-2026,23:01 WIB