Mojokerto, Memorandum.co.id - Mayat seorang kakek ditemukan tergeletak di bawah pohon pisang di Dusun Mengungkung, Desa Simbaringin, Kecamatan Kutorejo, Jumat (23/9). Korban diketahui bermama Songko (62), warga Desa Sampangagung, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto. Jasad korban ditemukan warga sekitar pukul 06.00 dalam kondisi tergeletak tengkurap menghadap barat. Dengan memakai celana pendek warna biru muda, baju biru tua, dan sajadah warna merah yang dibebatkan di leher dan kepalanya. "Awalnya saya kira orang gila yang lagi tidur sembarangan. Jadi saya jalan terus ke selatan mau beli makan di warung," terang Siyamin, 66, warga setempat. Setibanya di warung, Siyamin lantas memberitahu warga jika terdapat sesosok pria yang tergeletak di antara pohon pisang. Warga lantas mengecek ke lokasi guna memastikan kabar itu. Namun, dugaan Siyamin keliru. Warga mendapati Songko yang sudah tak bernyawa. Warga lantas melaporkan hal itu ke perangkat desa setempat yang diteruskan ke kepolisian. Belum diketahui pasti penyebab tewasnya korban. Namun, peristiwa tersebut telah ditangani kepolisian. "Tadi langsung dibawa ke RSUD Sumberglagah Pacet," tandasnya. Sementara itu pihak keluarga menyebut, disinyalir korban yang sudah pikun itu tewas usai terjatuh saat jalan kaki di bahu jalan. Sutristin, 40, anak ketiga korban menyebut, Songko meninggalkan rumah sekitar pukul 03.00 Jumat (23/9). Hanya saja, tidak ada yang tahu pasti saat korban angkat kaki dari rumah. Namun, Sutristin memastikan, korban mengidap pikun sejak beberapa tahun lalu. Bahkan, sebelumnya korban kerap hilang dan ditemukan warga setempat. "Bapak sudah lama pikun. Sebelumnya sering hilang dari rumah terus diantar pulang sama orang. Sekitar empat bulan ini gak pernah hilang lagi. Dan baru hari ini hilang lagi," ungkapnya. Dikatakannya, ia datang ke lokasi usai mendapat kabar adanya penemuan mayat di pinggir Jalan Raya Desa Simbaringin itu. Dia mengenali dari pakaian yang dikenakan korban. "Celana pendek yang dipakai itu saya yang belikan. Jadi setelah lihat fotonya itu saya langsung ke sini," tambahnya. Sutristin menyebut, langkah kaki korban yang pikun itu sudah tidak normal. Sehingga, menurutnya, diduga korban terjatuh akibat tersandung patok kilometer jalan saat jalan kaki di tepi jalan. "Tadi tidak ada luka. Mungkin bapak jatuh setelah kesandung patok itu. Soalnya bapak ini jalannya sudah gak tegen. Pakai sandal aja sudah gak genah," bebernya. Terpisah, Kapolsek Kutorejo AKP Achmad Rochim mengatakan, pihaknya belum bisa bicara banyak soal penyebab tewasnya Songko. Lantaran hingga kini pihaknya tengah menyelidiki kemungkinan pemicu tewasnya korban. Meski begitu, dipastikannya, tidak didapati adanya bekas luka kekerasan pada jasad korban. "Penyebab pastinya masih kami selidiki. Hasil visum, pemeriksaan luar, di RSUD Sumberglagah Pacet tidak ada bekas luka kekerasan. Dan, korban ini sudah lama mengidap pikun," terangnya.(no)
Mayat Kakek Mojokerto Ditemukan di Kebun Pisang
Jumat 23-09-2022,11:59 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 07-04-2026,22:55 WIB
Workshop Tendik Berdampak Dorong Arsiparis Kampus Melek AI
Rabu 08-04-2026,11:13 WIB
KPK Geledah Rumah Direktur PDAM Kota Madiun, Sejumlah Lokasi Ikut Disasar
Selasa 07-04-2026,22:51 WIB
Truk Tangki Rem Blong Tabrak Tiga Motor di Kebomas Gresik
Rabu 08-04-2026,08:17 WIB
Kejari Jombang Tetapkan Mantri BRI Keboan Jadi Tersangka Korupsi Kredit Fiktif
Rabu 08-04-2026,08:06 WIB
Cegah Teror Premanisme, Polsek Blega Giat Patroli di Ruas Jalan Nasional Bukit Gigir
Terkini
Rabu 08-04-2026,22:12 WIB
Breath Holding Spell pada Anak Umumnya Tidak Berbahaya, Orang Tua Perlu Tahu
Rabu 08-04-2026,22:09 WIB
SPMB Jatim 2026 Resmi Diluncurkan dengan Sistem Baru, Lebih Transparan dan Dukungan AI
Rabu 08-04-2026,22:05 WIB
Pemkot Surabaya Lelang 85 Kendaraan Operasional untuk Efisiensi BBM
Rabu 08-04-2026,22:00 WIB
Sudut Pandang Guru Surabaya Melihat Fenomena Gangster Remaja dan Faktor Pemicu
Rabu 08-04-2026,21:50 WIB