Sidoarjo, Memorandum.co.id - Warga Dusun Ngares, Desa Ngaresrejo, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo mendadak digemparkan peristiwa tewasnya seorang warga di sebuah musala Al Muhajirin. Korban WAS seorang laki-laki, warga Lamongan ini pertama kali diketahui oleh Umar (57) dan Zuhri (59) warga sekitar yang hendak menunaikan Salat Subuh berjamaah di Mushola Al Muhajirin. Dari informasi, kedua orang tersebut pertama kali melihat korban terkapar di teras musala. Saat didekati, korban yang merupakan orang tak dikenal itu sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi bersimbah darah di bawah kepala. Melihat kondisi itu, akhirnya peristiwa dilaporkan ke pihak pemerintah desa setempat yang kemudian dilanjutkan ke Polsek Sukodono. Hingga petugas datang ke lokasi kejadian dan memasang garis polisi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kapolsek Sukodono, AKP I Ketut Agus Wardana membenarkan adanya peristiwa tersebut. Saat ini, petugas sedang melakukan penyelidikan guna mencari tahu penyebab meninggalnya korban tersebut. Jenazah korban dilarikan ke RS Pusdik Gasum Porong guna dilakukan visum. "Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan pada tubuh korban terdapat empat tusukan yang diduga dari benda tajam pada dada korban. Diduga sementara ini adalah korban pembunuhan," kata Kapolsek.(bwo/jok)
Diduga Dibunuh, Warga Lamongan Ditemukan Tewas Bersimbah Darah
Kamis 14-07-2022,14:41 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 08-05-2026,12:42 WIB
Wujudkan Zero Halinar, Lapas Jember Gandeng TNI-Polri Razia Blok Hunian dan Tes Urine Massal
Jumat 08-05-2026,21:46 WIB
Lapas Arjasa Sumenep Deklarasikan Pemasyarakatan Bersih Narkoba dan HP Ilegal
Jumat 08-05-2026,12:25 WIB
Tiga Tahun Buron, Predator Anak di Sugio Lamongan Akhirnya Diringkus Polisi
Jumat 08-05-2026,19:33 WIB
Yusuf Hamka Puji Ketegasan Presiden Prabowo Berantas Pihak yang Rugikan Negara
Jumat 08-05-2026,21:59 WIB
Dinsos Jatim Pulangkan Enam Orang Telantar Disabilitas Mental ke Jawa Barat
Terkini
Sabtu 09-05-2026,10:59 WIB
Jatim Punya Karantina Terpadu Pertama di Indonesia, Gubernur Khofifah: Ekspor-Impor Lebih Cepat dan Efisien
Sabtu 09-05-2026,10:16 WIB
Dorong Revisi UU Penyiaran, DPD RI dan KPID Jatim Soroti Ketimpangan Regulasi Media Digital
Sabtu 09-05-2026,10:01 WIB
Polri Mutasi Ratusan Pati dan Pamen, Sejumlah Kapolda hingga Direktur Dirotasi
Sabtu 09-05-2026,09:48 WIB
Dana BPKH Tekan Biaya Haji 2026: Jemaah Dapat Subsidi Rp33 Juta, Cukup Bayar Rp54 Juta
Sabtu 09-05-2026,09:26 WIB