Surabaya, memorandum.co.id - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jawa Timur menggelar musyawarah cabang atau muscab secara serentak yaitu 15 Kabupaten/kota di asrama haji, Minggu (29/5/2022). Muscab tahap pertama ini juga menjadi ajang konsolidasi Partai Demokrat jelang Pemilu 2024. Muscab secara serentak dilakukan untuk efisiensi waktu. Ketua DPD Partai Demokrat Jatim Emil Elestianto Dardak mengatakan, setelah penyegaran dilakukan di tingkat provinsi, konsolidasi di tingkat DPC juga menjadi bagian dari langkah cepat yang penting dilakukan. "Memang lima tahun sekali kita melakukan penyegaran organisasi. Ditingkat provinsi sudah dilakukan. Dan sekarang di tingkat kabupaten/kota," kata Emil saat ditemui seusai pembukaan. Politisi yang juga Wakil Gubernur Jatim itu menyebut, muscab secara serentak memang sengaja dilakukan untuk efisiensi waktu. Mengingat ada 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, muscab serentak digelar dalam beberapa tahap. "Ini dilakukan dengan tepat secara prosedural maka DPP menyarankan serentak," ujar Emil yang mantan Bupati Trenggalek tersebut. Sementara Kepala BPOKK DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron mengatakan, tahapan Pemilu yang bakal berlangsung dalam waktu dekat menuntut persiapan yang matang. Sehingga, Muscab serentak tersebut juga menjadi ajang konsolidasi mesin partai di tingkat DPC atau kepengurusan kabupaten/kota. "Yang paling efektif memang selain juga untuk konsolidasi yang luas yaitu adalah dengan Muscab serentak. Ini dilakukan berdasarkan ketentuan partai," kata Herman Khaeron. Menurutnya berdasarkan ketentuan, gelaran Muscab ini memakai mekanisme yang telah diatur di internal partai. Dimana Muscab hanya menetapkan calon ketua. Bakal calon ketua minimal harus mengantongi 20 persen dukungan dari pemilik suara. Tahap lanjutan adalah fit and proper test. Uji kelayakan dan kepatutan itu bakal melibatkan tim lima yang terdiri dari Ketua Umum Partai Demokrat, Sekjen, Kepala BPOKK, Ketua DPD serta Sekretaris DPD Partai Demokrat Jatim. Herman Khaeron.menyebutkan, pelaksanaan musda Jatim gelombang dua dilakukan di minggu ketiga bulan Juni. “Harapannya, awal Juli sudah ada keputusan untuk seluruh 38 kabupaten/kota menghasilkan para ketua DPC," jelasnya menambahkan. Dia meyakini, dengan konsolidasi menyeluruh, mesin partai politik bergambar segitiga mercy bakal bekerja optimal menatap target elektoral Partai Demokrat di Pemilu 2024. "DPD dan DPC mesin baru, insyaallah target dan sasarannya lebih efektif,"pungkasnya. (day)
Lewat Muscab, Demokrat Perkuat Konsolidasi Internal
Minggu 29-05-2022,14:25 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 18-05-2026,08:58 WIB
Soroti Kebijakan Pemkot Surabaya Blokir NIK Ayah Lalai Nafkah, Advokat: Progresif tapi Rawan Polemik Hukum
Senin 18-05-2026,17:13 WIB
Oknum Guru SMA Lumajang Diduga Cabuli Murid Laki-laki di Kamar Hotel Situbondo
Senin 18-05-2026,08:43 WIB
Dukung Pemkot Surabaya Blokir NIK Mantan Suami, PA Surabaya: Nafkah Pascacerai Tidak Bisa Ditawar
Senin 18-05-2026,09:20 WIB
Pemkot Surabaya Dinilai Efektif Tekan Ayah Abai Nafkah, Dila: Ini Bentuk Perlindungan Perempuan dan Anak
Senin 18-05-2026,09:36 WIB
Plt Bupati Tulungagung Berangkatkan 1.175 Jemaah Haji ke Tanah Suci
Terkini
Senin 18-05-2026,21:44 WIB
KPK Periksa 9 Saksi Kasus Korupsi Bupati Tulungagung Nonaktif di Polda Jatim
Senin 18-05-2026,21:38 WIB
Terima Aliran Dana PKBM Rp 606 Juta, Pria Asal Bangil Ditahan Kejari Pasuruan
Senin 18-05-2026,21:30 WIB
Unusa Gandeng Kampus Jepang Kembangkan Kolaborasi AI untuk Pendidikan Tinggi
Senin 18-05-2026,21:24 WIB
Bulog Jatim Serap 719 Ribu Ton Beras dan Siapkan Cadangan Pangan Hadapi El Nino 2026
Senin 18-05-2026,21:16 WIB