Surabaya, memorandum.co.id - Data statistik permohonan pergantian nama di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya mengalami penurunan signifikan. Tercatat dari tahun 2020 hingga pertengahan 2022 angka permohonan tersebut berkurang di tiap tahunnya. Hal tersebut didapatkan dari data Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Surabaya. Di tahun 2020 jumlah pendaftaran perkara permohonan ganti nama mencapai 143 perkara. Lalu, menurun menjadi 115 perkara di 2021. Dan hingga pertengahan tahun 2022, sudah ada 73 perkara. Menurut Humas PN Surabaya, Gede Agung permohonan ganti nama tersebut berdasarkan berbagai macam alasan dari pemohon. Mulai dari sering sakit karena nama tersebut, hingga terkait keberuntungan (hoki). "Ada yang katanya itu ganti nama biar hoki. Terus ada yang supaya tidak sakit-sakitan," ucap Gede Agung saat dikonfirmasi memorandum.co.id, Minggu (29/5). Namun, kebanyakan permohonan ganti nama itu karena terdapat kesalahan pengetikan nama di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). "Ada juga yang salah ketik nama di disdukcapil," ujarnya. Meski begitu, ia mengaku pihaknya tetap objektif untuk melihat permohonan yang diajukan. Begitu pula dengan faktor lainnya. "Bisa macam-macam, ada perbedaan nama saat dilahirkan dan tercatat dalam akta," tandasnya. (jak)
Tahun Ini Permohonan Ganti Nama Turun
Minggu 29-05-2022,11:52 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 19-08-2026,08:11 WIB
Pengakuan Sekretaris Restoran Korea di Surabaya: Diperkosa Berkali-kali hingga Ingin Bunuh Diri
Rabu 19-08-2026,08:18 WIB
Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya Terbitkan SOI Bos Restoran Korea Pelaku Kekerasan Seksual
Rabu 19-08-2026,14:51 WIB
Tender Lanskap MPP Madiun Turun 20 Persen, Pengamat PBJ: Bisa Jadi Strategi Penyedia Hindari Klarifikasi
Rabu 19-08-2026,20:33 WIB
Bupati Jombang Warsubi Siapkan Dukungan Fasilitas Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
Rabu 19-08-2026,14:28 WIB
Dua Pengedar di Surabaya Dibekuk Polisi, 200 Gram Sabu jadi 100 Poket Siap Edar Disita
Terkini
Kamis 20-08-2026,07:57 WIB
Polisi Beberkan Modus Kasus TPPO Pengantin Pesanan, Korban Dijanjikan Hidup Layak di China
Kamis 20-08-2026,07:56 WIB
Curhat Kamtibmas, Polsek Jabon Buka Ruang Komunikasi dengan Warga Desa Kupang
Kamis 20-08-2026,07:44 WIB
Buntut Oknum Damkar Positif Narkoba, Puluhan Personel Satpol PP Dites Urine
Kamis 20-08-2026,07:31 WIB
Remisi Tiga Bulan di HUT RI, Gus Muhdlor Masih Jalani Hukuman hingga 2028
Kamis 20-08-2026,06:56 WIB