Surabaya, memorandum.co.id - Kejahatan narkoba seakan tak pernah ada habisnya di Kota Pahlawan ini. Satu persatu pelaku diseret ke meja hijau dan berakhir di sel penjara. Seperti halnya Denny Wahyudi yang divonis lima tahun penjara oleh majelis hakim karena terbukti mengedarkan sabu partai kecil. Selain hukuman badan, terdakwa Jalan Gajah Mada, Wonokromo, itu dipidana denda sebesar Rp 1,5 miliar subsider 3 bulan kurungan. Putusan tersebut lebih ringan satu tahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dzulkifly Nento selama enam tahun. "Mengadili, menyatakan terdakwa Denny Wahyudi terbukti secara dan dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana yang diatur dalam pasal 114 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika," tegas Ketua Majelis Hakim Ni Made Purnami di Pengadilan Negeri (PN), Jumat (22/4). JPU Dzulkifly Nento dalam dakwaannya menyatakan Denny Wahyudi menghubungi Udin (DPO) berniat membeli sabu seberat satu gram seharga Rp 1,1 juta. Denny lalu bertemu Udin untuk bertransaksi di dekat rumah Jalan Kampung Seng Surabaya. Setelah sabu didapat, Denny pun pulang. Di rumahnya, Denny membaginya ke dalam lima poket sabu untuk dijual kembali. Sebab keuntungan yang didapat menggiurkan. Sayangnya, aksi Denny tak berjalan lama. Sejumlah anggota polisi yang mencium gerak gerik Denny akhirnya menggerebek Denny di rumahnya di Jalan Gajah Mada, Wonokromo, Surabaya. Petugas langsung menggelar Denny. Benar saja, petugas mendapati barang bukti sabu. "Ada empat bungkus plastik berisi kristal putih seberat 0,33 gram, 0,34 gram, 0,34 gram, dan 0,35 gram. Selain itu, ada pula pipet, satu pak plastik klip, dua skrop plastik, tempat kaca mata, dan dua HP," kata JPU Dzulkifly Nento dalam dakwaannya. Terdakwa Denny Wahyudi tak menampik bahwa terhadap apa yang dibeberkan JPU dalam dakwaan tersebut. "Saya menyesal yang mulia. Saya terima putusannya," ujar Denny. (jak).
Jual Sabu 4 Poket, Warga Wonokromo Divonis 5 Tahun Penjara
Jumat 22-04-2022,18:32 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 24-04-2026,06:44 WIB
Live TikTok Jadi Etalase 'Pijat Plus-Plus', Pakar: Bukan Sekadar Moral, Ini Krisis Nasional
Jumat 24-04-2026,07:26 WIB
Kasus Pembacokan di Pragoto Surabaya, Pelaku 4 Orang 1 Eksekutor
Jumat 24-04-2026,06:54 WIB
Italia Tegas Tolak Gantikan Iran di Piala Dunia 2026, Usulan Pejabat AS Diprotes Keras
Jumat 24-04-2026,07:21 WIB
RSUD dr. Soebandi Tembus 13 Besar Nasional, Gus Fawait: Bukti Nyata Transformasi Kesehatan Jember
Jumat 24-04-2026,07:03 WIB
Cedera Hamstring, Lamine Yamal Absen Hingga Akhir Musim Barcelona tapi Siap Tampil di Piala Dunia
Terkini
Sabtu 25-04-2026,06:25 WIB
Bantah Isu Kas Negara Kritis, Menkeu Purbaya: Uang Kita Masih Banyak!
Sabtu 25-04-2026,06:24 WIB
UEFA Jatuhkan Sanksi 6 Laga untuk Prestianni Usai Insiden dengan Vinícius Jr
Sabtu 25-04-2026,06:19 WIB
Derby Panas Angkat Mental Liverpool, Kerkez Optimistis Tatap Akhir Musim
Sabtu 25-04-2026,06:01 WIB
Fondasi Ekonomi RI Kuat, Pemerintah Sebut Rupiah Lebih Tangguh dari Negara Tetangga
Jumat 24-04-2026,22:55 WIB