Surabaya, memorandum.co.id- Berhasil membawa Deltras Sidoarjo promosi ke Liga 2, Ibnu Grahan menyebut masih belum memutuskan untuk melatih klub mana musim depan. Deltras kata Ibnu tetap menjadi prioritasnya, mengingat faktor kedekatan dengan keluarganya yang tinggal di Surabaya. “Selain Deltras memang ada klub lain yang menginginkan jasa saya. Namun saya tidak terlalu buru-buru memutuskan,” beber mantan pelatih Persebaya dan Bhayangkara FC itu. Kata Ibnu, bukannya dia tidak ingin segera melatih sebuah klub musim depan, namun lebih kepada sreg dan tidaknya dia dalam menanggani sebuah klub. “Yang jelas saya tidak mau buru-buru memutuskan klub mana yang akan saya latih. Terpenting klub itu mempunyai visi dan target yang jelas jlentreh mantan kapten Persebaya semasa aktif bermain itu. Namun dia tidak menampik jika faktor kedekatan dengan tempat tinggalnya menjadi salah satu prioritas. Ibnu punya alas an demikian karena, dia baru saja mempunyai cucu lagi. “Kalau melihat cucu saya yang baru lahir rasanya kok tidak ingin bekerja jauh dari rumah,” ungkapnya. (ono)
Ibnu Grahan Pilih Klub yang Sreg di Hati
Minggu 10-04-2022,22:06 WIB
Reporter : Eko Yudiono
Editor : Eko Yudiono
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 08-04-2026,11:13 WIB
KPK Geledah Rumah Direktur PDAM Kota Madiun, Sejumlah Lokasi Ikut Disasar
Rabu 08-04-2026,15:26 WIB
Pemkot Madiun Hadapi Gelombang Pensiun, ASN Lemah Turun Eselon
Rabu 08-04-2026,08:17 WIB
Kejari Jombang Tetapkan Mantri BRI Keboan Jadi Tersangka Korupsi Kredit Fiktif
Rabu 08-04-2026,06:01 WIB
Aliansi Mahasiswa Pecinta Sejarah Minta Kasus Perusakan Cagar Budaya di Gresik Segera Diusut
Rabu 08-04-2026,08:06 WIB
Cegah Teror Premanisme, Polsek Blega Giat Patroli di Ruas Jalan Nasional Bukit Gigir
Terkini
Rabu 08-04-2026,22:46 WIB
Dindik Jatim Kebut Pengisian 35 Kepala Sekolah Kosong
Rabu 08-04-2026,22:40 WIB
Akademisi Unair Ingatkan Risiko di Balik Kebijakan WFH ASN Jumat
Rabu 08-04-2026,22:33 WIB
ASN Pemprov Jatim Terapkan WFH Rabu dan Tunggu Sinkronisasi Kebijakan Pusat
Rabu 08-04-2026,22:28 WIB
B50 Berlaku 1 Juli 2026, Subsidi Bisa Hemat Hingga Rp 48 Triliun
Rabu 08-04-2026,22:18 WIB