Surabaya, memorandum.co.id - Beragam cara dan kebijakan mulai diatur pemerintah untuk kembali memulihkan keadaan ekonomi Indonesia. Salah satunya adalah memperhatikan pergerakan bisnis-bisnis kecil seperti UMKM. Bahkan menurut Menteri Perekonomian Indonesia, tahun ini UMKM akan mendapatkan prioritas dalam alokasi anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) guna mendorong perkembangan lebih cepat. Perhatian ini rupanya menjadi menarik bagi Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Dinamika (Stikom Surabaya) untuk mengangkat menjadi tema webinar nasional. Dalam webinar nasional dengan tema Peran Mahasiswa sebagai Revitalisasi UMKM Menuju Go Global ini, BEM Undika mengundang tiga narasumber yang berkompeten d bidangnya yaitu SW Nugroho selaku anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Ervand Rakhasiwy yang merupakan young entrepreneur di bidang pendidikan. Serta owner Universitas Perubahan yang merupakan sebuah lembaga pengembangan diri serta M. Haris Khoirudin yang merupakan alumnus Prodi Manajemen Undika. Menurut Nandang Prayogi selaku ketua pelaksana kegiatan ini mengungkapkan bahwa tema peran mahasiswa sebagai revitalisasi UMKM menuju go global dipilih untuk membangun pola pikir kritis mahasiswa dalam menghadapi problematika di berbagai bidang. Salah satunya adalah bidang ekonomi. “Terlebih pemerintah saat ini sedang fokus pada pemulihan perekonomian nasional. Dimana harus melibatkan berbagai elemen di dalamnya meliputi pemerintahan, perusahaan, masyarakat dan juga mahasiswa,” tutur Nandang. Nandang pun berharap kegiatan yang diikuti oleh sebanyak 135 peserta dari internal Undika dan masyarakat umum. Ini dapat menggunggah para peserta untuk mau memberikan kontribusi dalam perkembangan UMKM hingga mau terjun langsung menjadi seorang entrepreneur. “Pemateri memberikan ilmu yang bermanfaat dari sudut pandang masing-masing dari secara teori dan di lapangan. Semoga para peserta dapat menambah ilmu hingga mengimplementasikan usaha secara digital,” tutur mahasiswa Sistem Informasi ini. Harapan serupa pun diungkapkan oleh SW Nugroho yang juga menjabat sebagai Dewan Pakar Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) mengatakan, bahwa mahasiswa bisa turut terlibat dan berkontribusi dalam pengembangan UMKM yang ada di Jawa Timur. Menurutnya, saat ini ada empat permasalahan yang sering dialami oleh para perintis UMKM diantaranya adalah modal, proses pemasaran, kualitas SDM serta pengelolaan manajemen yang ada di dalamnya. “Nah dari empat hal itu mahasiswa bisa membantu untuk mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut,” ucap Nugroho. Nugroho juga menambahkan bahwa DPRD Jawa Timur juga sedang melakukan program pemberdayaan K-UMKM di Provinsi Jawa Timur. Di antaranya adalah meningkatkan kualitas kelembagaan dan produk UMKM, menguatkan akses permodalan, memperluas akses pemasaran secara online dan offline hingga meningkatkan kualitas SDM para perintis UMKM. Oleh sebab itu, demi mengikuti perkembangan yang ada saat ini para perintis UMKM sedang digalakkan untuk memanfaatkan ruang maya dalam proses pemasaran produk yang diperjualbelikan. “Saat ini semua bidang sudah masuk di dunia maya, jadi dahsyatnya dunia digital saat ini diharapkan bisa membantu teman-teman UMKM,” harap Nugroho. Webinar nasional ini pun disambut positif oleh Bambang Hariadi Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswa Undika. “Saya bangga dan bersyukur rekan-rekan BEM membangkitkan dan menunjukkan kembali potensi kita untuk membantu pemerintah dalam perekonomian untuk membangun usaha melalui UMK,” pungkasnya. (x)
BEM Undika Dukung Revitalisasi UMKM Menuju Go Global
Kamis 07-04-2022,18:55 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 14-09-2026,21:19 WIB
Plt Wali Kota Madiun Ubah Pola Kerja Lurah, Wajib Turun Lapangan Petakan Masalah Warga
Senin 14-09-2026,16:10 WIB
Prabowo Copot Purbaya, Suahasil Nazara Naik Jadi Menteri Keuangan
Senin 14-09-2026,14:56 WIB
Beras Premium Mulai Langka di Tulungagung, Harga Tembus Rp85 Ribu
Senin 14-09-2026,19:20 WIB
Peduli Korban Bencana NTT, UMSura Kirim Boneka hingga Pembalut
Senin 14-09-2026,19:53 WIB
Anak Krakatau Masih Jauh dari Letusan Pembentuk Kaldera
Terkini
Selasa 15-09-2026,14:21 WIB
BPPD Sidoarjo Genjot Kesadaran Warga Bayar PBB
Selasa 15-09-2026,14:14 WIB
Temukan Dugaan Beras Fortifikasi Palsu dengan Harga Tidak Wajar, Pemerintah Siap Tindak Tegas
Selasa 15-09-2026,14:08 WIB
Diduga Kelelahan, Warga Kapongan Situbondo Ditemukan Tewas di Persawahan
Selasa 15-09-2026,14:04 WIB
Profil dan Harta Lampri, Dirjen ATR/BPN yang Terjaring OTT KPK Punya Toyota Rp 555 Juta
Selasa 15-09-2026,14:02 WIB