Surabaya, Memorandum.co.id - Sidang perkara kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dengan terdakwa The Irsan Pribadi mengalami penundaan. Bos hotel di kawasan Surabaya Timur itu diseret ke meja hijau lantaran diduga menganiaya anaknya yang masih di bawah umur dan istrinya, CHR. Sejatinya, sidang pada hari ini, Kamis (7/4) memasuki agenda pemeriksaan seorang saksi fakta dan mendengarkan keterangan ahli yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nur Laila dari Kejati Jatim. Namun, karena sesuatu hal menyebabkan kedua orang yang akan memberikan keterangannya dihadapan majelis hakim yang diketuai Cokorda tersebut berhalangan hadir. "Saksi dan ahli berhalangan hadir," singkat JPU Nur Laila saat dikonfirmasi usai sidang tertutup di ruang Cakra Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (7/4). Untuk diketahui, seperti dalam sidang-sidang sebelumnya, terdakwa The Irsan Pribadi yang didampingi pengacaranya terlihat dikawal oleh beberapa pria bertubuh kekar mengenakan baju safari. Diduga, para pria tersebut merupakan bodyguard (pengawal) terdakwa saat menjalani sidang. (jak)
Dikawal Bodyguard, Sidang Bos Hotel Ditunda
Kamis 07-04-2022,12:27 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 07-11-2026,07:29 WIB
Teater Digital dan Ilusi Nyali
Sabtu 07-11-2026,08:56 WIB
Peringati Hari Jadi Tuban ke-733, Kapolresta Bersama Bupati Ziarah ke Delapan Makam Leluhur
Sabtu 07-11-2026,11:22 WIB
Sambut Hari Jadi ke-821 Tulungagung, Kecamatan Ngantru Gelar Gerakan Pangan Murah
Sabtu 07-11-2026,12:58 WIB
Apa Itu Ijazah Blockchain, Teknologi untuk Cegah Ijazah Palsu
Sabtu 07-11-2026,15:15 WIB
Gratis, Dapur Pejuang Jalanan dan Pemasangan Alarm Polrestabes Surabaya di Taman Bungkul Diserbu Warga
Terkini
Minggu 08-11-2026,03:20 WIB
Mutasi Jajaran Polres Jombang, Kasat Lantas hingga Kapolsek Resmi Berganti
Minggu 08-11-2026,01:20 WIB
Kanwil DJKN Jawa Timur Borong Prestasi Reksa Bandha 2026
Sabtu 07-11-2026,23:20 WIB
The Alana Malioboro Hadirkan Perayaan Halloween Unik Bernuansa Jepang di Yogyakarta
Sabtu 07-11-2026,21:20 WIB
Kasus Bawaslu Kota Madiun Tunggu Hasil PKN, Kejari Akui Ada Potensi Tersangka
Sabtu 07-11-2026,20:23 WIB