Surabaya, memorandum.co.id - Hingga kini pemekaran daerah pemilihan (dapil) masih abu-abu. Belum ada kepastian. Komisi A DPRD Surabaya juga terus mengkaji. Komisi A menilai perlu untuk mendalami secara komprehensif kemungkinan pemekaran dapil di Surabaya. Menurut telaah ketua Komisi A Pertiwi Ayu Khrisna, ada ketidaksesuaian data tentang jumlah penduduk di Kota Surabaya. Jumlah tiga juta penduduk belum konkret. Sehingga hal ini harus benar-benar dipastikan. “Kalau dari BPS (badan pusat statistik), data penduduk Kota Surabaya di tahun 2019 sebanyak 3,2 juta sekian juta, sedangkan di dispenduk cuma 2,9 sekian juta. Artinya ada ketidaksesuaian,” jelasnya, Minggu (20/3/2022). Kendati demikian, Ayu sepakat agar dapil dimekarkan. Asal tiga juta penduduk tersebut telah terpenuhi. Lanjut dia, pemekaran dapil juga dimungkinkan menurut Undang Undang nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Dengan demikian alasan hukum dan faktual bagi pemekaran dapil di Surabaya sudah lengkap. "Maka kalau tembus tiga juta penduduk namun masih dibagi 50 anggota dewan, tentunya tidak mungkin bisa mewakili masyarakat secara maksimal. Jadi, kami merasa perlu ada penambahan lima anggota dewan lagi, sehingga lebih maksimal dalam menyerap aspirasi masyarakat,” ucap politisi Golkar ini. Sementara itu, anggota Komisi A Arif Fathoni berharap, agar perbincangan pemekaran dapil dapat berkembang ke arah yang konkret guna merumuskan peta dapil yang adil bagi masyarakat pemilih dan kontestan pemilih. “Semua itu untuk kepentingan Surabaya,” tandasnya. (bin/fer)
Pemekaran Dapil Tunggu Data 3 Juta Penduduk
Minggu 20-03-2022,21:20 WIB
Reporter : Ferry Ardi Setiawan
Editor : Ferry Ardi Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 19-08-2026,14:51 WIB
Tender Lanskap MPP Madiun Turun 20 Persen, Pengamat PBJ: Bisa Jadi Strategi Penyedia Hindari Klarifikasi
Rabu 19-08-2026,21:02 WIB
Kejari Geledah Kantor Bawaslu Kota Madiun, 21 Orang Sudah Diperiksa
Rabu 19-08-2026,20:33 WIB
Bupati Jombang Warsubi Siapkan Dukungan Fasilitas Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
Rabu 19-08-2026,14:28 WIB
Dua Pengedar di Surabaya Dibekuk Polisi, 200 Gram Sabu jadi 100 Poket Siap Edar Disita
Kamis 20-08-2026,08:50 WIB
Bos Restoran Korea Son Ga Surabaya Menghilang Usai Dilaporkan Kasus Pelecehan Seksual
Terkini
Kamis 20-08-2026,13:32 WIB
Pelindo Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Gempa Nusa Tenggara Timur
Kamis 20-08-2026,13:27 WIB
Mulai 2027, Pemerintah Buka Jalan Lebih Jelas bagi Karier Guru PPPK
Kamis 20-08-2026,13:15 WIB
Dari Cinta Palsu hingga Hadiah Fiktif, Begini Modus Sindikat Love Scamming
Kamis 20-08-2026,12:57 WIB
Surabaya Miliki 109 Bozem Eksisting, DPRD Surabaya Banjir Dorong Penambahan di Titik Rawan
Kamis 20-08-2026,12:55 WIB