Surabaya, memorandum.co.id - Kemenkumham melakukan penyegaran dalam jabatan pimpinan tinggi pratama (eselon II). Sebanyak 119 pimti pratama di unit pusat maupun wilayah dilantik dan diambil supah oleh Menkumham Yasonna H Laoly, Jumat (4/3) sore. Empat di antaranya menduduki posisi strategis di Kantor Wilayah Kemenkumham Jatim. “Ada dua kepala divisi (kadiv) dan dua kepala lapas kelas I yang diisi oleh pejabat baru,” ujar Plt Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Wisnu Nugroho Dewanto. Dua kadiv terrsebut adalah kadiv Keimigrasian yang akan diemban oleh Hendro Tri Prasetyo yang sebelumnya menjabat Kadiv Keimigrasian Kalimantan Timur. Dia menggantikan posisi Jaya Saputra yang akan pindah ke Sulawesi Selatan. Sementara itu, posisi Kadiv Pemasyarakatan akan diisi oleh Teguh Wibowo yang sebelumnya bertugas di Maluku Utara. Selain itu, tampuk pimpinan Lapas I Surabaya akan diserahkan Gun Gun Gunawan kepada Jalu Yuswa Panjang yang sebelumnya menjabat Kalapas I Batu Nusa Kambangan. Gun Gun akan mengemban amanah sebagai Kepala Divisi Pemasyarakatan Bali. Terakhir, posisi Kalapas I Madiun yang sempat kosong akan diisi oleh Kunrat Kasmiri yang sebelumnya menjabat Kabid Pembinaan di Kanwil Kemenkumham Kepulauan Riau. Dalam sambutannya, Yasonna H Laoly mengatakan bahwa kebijakan menggerakkan aparatur Kemenkumham dari satu penugasan ke penugasan lain diharapkan bisa meningkatkan pengalaman, wawasan, dan kualitas setiap aparatur. “Pada kesempatan ini saya meinta saudara-saudara fokus pada empat hal,” ujar Yasonna kepada para pimti yang dilantik. Keempat hal itu, lanjut yasonna, diantaranya yang pertama adalah menjaga amanah dan melaksanakan kinerja sesuai dengan komitmen diri dan perencanaan yang ditetapkan. Serta dilandasi dengan tata nilai BerAKHLAK dan PASTI. Agar target kinerja dapat tercapai dengan baik. “Paramater keberhasilan adalah dengan meningkatnya WBK/ WBBM, dapat mempertahankan opini WTP dan serapan anggaran minimal 95%,” tegas Yasonna. Kedua, dengan kondisi saat ini, para pimti pratama harus sehat. Sehingga tercapai kumham yang sehat dan kumham yang produktif. Salah satunya dengan penerapan protokol kesehatan dalam kegiatan perkantoran. “Kita juga harus menyukseskan presidensi G20,” ujarnya. Selanjutnya, Yasonna meminta pimti pratama jadi teladan dengan bekerja secara disiplin. Selain itu juga bisa mengantisipasi fraud, berbagai penyimpangan, instrospeksi diri dan membuka diri terhadap saran dan kritik. Terakhir, sinergi dan kolaborasi dengan instansi terkait dalam pelaksanaan tugas. Kita juga harus berkolaborasi dengan forkopimda di daerah. “Jaga integritas, jujur dan prestasimu untuk memajukan organisasi yang kita cintai ini,” tutupnya. (mik)
Empat Pimti Pratama Baru Duduki Kemenkumham Jatim
Sabtu 05-03-2022,13:02 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 17-05-2026,12:56 WIB
Sidang Gugatan Dugaan PMH Bank Pelat Merah Cabang Magetan Masuk Tahap Saksi Penggugat
Minggu 17-05-2026,06:37 WIB
Masuk Kalender KEN 2026, Parade Lautan Cahaya Surabaya Vaganza Hipnotis Ribuan Warga
Minggu 17-05-2026,07:41 WIB
Polsek Balongbendo Panen Raya Jagung Perkasa Hybrida, Dukung Swasembada Pangan Nasional
Minggu 17-05-2026,10:35 WIB
DPMPTSP Jombang Buka Layanan Perizinan di CFD, ASN Borong Jajanan UMKM
Minggu 17-05-2026,10:41 WIB
Harga Terus Anjlok, Peternak Tulungagung Bagikan Ribuan Telur Ayam Gratis kepada Masyarakat
Terkini
Senin 18-05-2026,06:00 WIB
Nyeri Lambung Bisa Ganggu Pikiran
Minggu 17-05-2026,20:56 WIB
Genjot Prestasi Nomor Seni, Hapkido Jatim Latih 20 Pelatih Mugihyung
Minggu 17-05-2026,20:44 WIB
FPTI Jatim Bidik Pertahankan Juara Umum Kejurnas Panjat Tebing 2026 di Jakarta
Minggu 17-05-2026,20:37 WIB
Libur Kenaikan Yesus Kristus, Tol Surabaya-Mojokerto Dilintasi 163 Ribu Kendaraan
Minggu 17-05-2026,20:02 WIB