Surabaya, Memorandum.co.id - Aksi pembacokan terjadi di Jalan Tambak Wedi Baru Gang 18 Utara. Korban Abdul Kholiq (44), terkapar bersimbah darah setelah dicelurit tetangganya sendiri, Choirul Anam (29). "Pelaku dan barang bukti celurit kita amankan di lokasi kejadian. Selanjutnya kami bawa ke mapolsek untuk penyelidikan lebih lanjut," kata Kompol Buanis Yudho Haryono, Senin (21/2). Peristiwa sadis itu terjadi di Jalan Tambak Wedi Baru Gang 18 Utara, Minggu pagi (21/2). Peristiwa bermula ketika pelaku dalam keadaan mabuk akibat terpengaruh minuman beralkohol terlibat cekcok dengan tukang pangkas rambut di Jalan Tambak Wedi Baru Gang 18 B Utara. Informasi dari warga perselisihan itu ketika pelaku hendak mengambil celurit yang ia gadaikan kepada tukang pangkas rambut tersebut. Namun pria itu mempertahankan celurit yang digadaikan kepadanya itu karena Anam tidak bisa menebusnya. Bersitegang keduanya terjadi hingga Anam menyenggol anak tukang cukur. Tidak terima dengan ulah terduga pelaku, tukang cukur terpancing emosinya mengancam Anam degan celurit tersebut. Anam yang lari kemudian dikejar oleh tukang cukur hingga berjarak sekitar 100 meter. Terduga pelaku kemudian bersembunyi di rumah warga dan berhasil diredam warga setempat, termasuk korban Kholiq. Kholiq yang mengaku sebagai wartawan online ini sempat merekam video aksi kejar kejaran tersebut. Terduga pelaku yang tidak terima karena divideo dan korban sempat melontarkan kalimat kepada terduga pelaku membuat Anam memanas. Kemudian Anam pulang untuk mengambil celurit. Ia kemudian kembali bertemu dengan Kholiq dan langsung membacokkan celurit ke bagian paha sebelah kanan. Korban dengan bersimbah darah sempat lari hingga tergeletak tak berdaya di depan sebuah kontrakan. Warga pun mencoba melerai dan mengamankan Anam berikut celurit. Sementara korban dilarikan ke rumah sakit dan mendapat penanganan medis. Usai kejadian tersebut Unit Reskrim Polsek Kenjeran mendatangi TKP dan membawa pelaku ke mapolsek untuk penyelidiakan lebih lanjut. Sementara itu Kanitreskrim Polsek Kenjeran AKP Soeryadi mengungkapkan bahwa sebelumnya tersangka sempat ditahan di tahun 2020 dengan kasus yang sama. "Pernah diamankan juga karena kasus penganiyaan," kata Soeryadi. Sedangkan keterangan dari warga setempat bahwa peristiwa pembacokan itu juga disebabkan karena dendam lama. Kata Siti (27), warga Tambak Wedi Baru Gang 18, tersangka diamankan karena menganiaya korban. "Dulu juga pernah di penjara Anam ini, karena memukul korban dengan paving hingga berurusan dengan hukum," kata Siti ditemui di lokasi kejadian. Kejadian berulang saat korban hendak melerai cekcok tersangka dengan tukang cukur hingga berujung pembacokan. "Mulanya Anam ada masalah dengan tukang cukur. Lalu ketemu dengan korban yang video dan sempat bilang ke Anam bahwa sering bikin onar di kampung ini. Anam yang tidak terima pulang pinjam celurit dan membacok korbannya," ujarnya. (alf)
Mabuk, Pemuda Tambak Wedi Baru Bacok Tetangga
Senin 21-02-2022,15:25 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 18-03-2026,15:18 WIB
Rekam Jejak Kelam Pencuri Motor di Arjuno, Beraksi di 14 TKP dan 5 Kali Masuk Bui
Rabu 18-03-2026,14:53 WIB
Ipang Wahid Takjub dengan Hampers Lebaran 'Ketahanan Pangan' ala Prabowo
Rabu 18-03-2026,18:23 WIB
Adu Banteng di Jalan Rajawali Surabaya, Pemotor Tewas Usai Tabrak Rombong Hingga Terbakar
Rabu 18-03-2026,15:02 WIB
Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Kenaikan Tarif Listrik di Kuartal II 2026
Rabu 18-03-2026,16:50 WIB
Jelang Idulfitri 2026, Ini Kebiasaan dan larangan yang Perlu Dihindari Saat Perayaan Lebaran
Terkini
Kamis 19-03-2026,13:44 WIB
Pengamanan Humanis Polisi Warnai Pawai Ogoh-Ogoh di Menganti, Ribuan Warga Antusias
Kamis 19-03-2026,13:41 WIB
Icha Yang Hipnotis Ribuan Tamu Cap Go Meh 2026 di Jakarta
Kamis 19-03-2026,13:36 WIB
Konsisten di Level Dunia, Imigrasi Soekarno-Hatta Pertahankan Top 10 Layanan Terbaik Skytrax Awards 2026
Kamis 19-03-2026,13:32 WIB
Urai Kemacetan Pasar Pasinan, Jalur Alternatif Polsek Baureno Besutan Satlantas Bojonegoro Banjir Apresiasi
Kamis 19-03-2026,13:09 WIB