SURABAYA - Anggota DPRD Surabaya periode 2019-2024 harus bekerja keras untuk menyelesaikan pembahasan 22 rancangan peraturan daerah (raperda) yang menjadi peninggalan atau warisan dari wakil rakyat periode sebelumnya. Wakil Ketua Badan Pembentukan Perda (BPP) Ibnu Shobir ketika dikonfirmasi soal 22 raperda yang belum dituntaskan oleh anggota dewan periode sebelumnya,menjelaskan, BPP akan menginventarisasi dan mengkaji ulang raperda-raperda mana saja yang mendesak dan harus segera diselesaikan sesuai dengan prioritas. "Nanti akan kita lihat raperda mana saja yang mendesak dan harus diprioritaskan untuk segera dibahas dan disahkan,"ungkap dia. Melihat banyaknya raperda yang belum rampung, tampaknya anggota dewan yang baru ini harus tancap gas. Butuh berapa tahun untuk mengesahkan 22 raperda menjadi perda? Politisi PKS ini tidak memberikan tenggat waktu. Sebab, kondisi sekarang kan banyak dinamika peraturan. "Ya, bisa saja nanti dengan beberapa penyesuaian, kita akan mencoba mendorong perda-perda yang mendorong pelayanan dan produktivitas pemkot dan masyarakat,"ungkap Ibnu Shobir. Sementara ketua BPP periode sebelumnya, M Machmud, menuturkan, enam raperda yang menjadi inisiatif DPRD Surabaya sebelumnya sudah selesai dan disahkan menjadi perda.Sementara raperda dari Pemkot Surabaya masih banyak yang belum selesai dan harus diselesaikan oleh anggota dewan yang baru. Soal penyebabnya, Machmud yang juga politisi Partai Demokrat ini menegaskan, bahwa pemkot terlalu hati-hati. Selain itu, juga menunggu materi dari organisasi perangkat daerah (OPD). Selanjutnya oleh OPD dikirim ke bagian hukum, lalu dikirim ke DPRD Surabaya. "Jadi ini nanti menjadi tugas anggota dewan baru. Ya, mereka harus mendesak pemkot agar pembahasan cepat selesai dan disahkan jadi perda,"tutur Machmud. Ditanya butuh berapa tahun untuk menyelesaikan 22 raperda menjadi perda? Machmud menyatakan, jika pembahasannya tidak cepat, ya bisa memakan waktu satu periode (5 tahun)."Yang jelas, ini tergantung pansus yang baru. Kalau pembahasannya cepat, ya bisa cepat selesai,"tandas dia. (be/lis)
Dapat Warisan 22 Raperda, BPP Tancap Gas
Rabu 09-10-2019,08:29 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 06-11-2026,14:07 WIB
DPC FKPP Gresik Resmi Dikukuhkan, Wabup Alif Ajak Sinergi Permudah Perizinan Pesantren
Jumat 06-11-2026,10:52 WIB
Tak Hanya Berburu Sembako Murah, Warga Antusias Cek Kesehatan Gratis di HUT ke-57 Memorandum
Jumat 06-11-2026,10:27 WIB
Diserbu Warga, Minyakita Jadi Primadona Gerakan Pangan Murah HUT ke-57 Memorandum
Jumat 06-11-2026,09:25 WIB
Kolaborasi dengan Bulog, SKH Memorandum Gelar Pasar Murah dalam Rangka HUT ke-57
Jumat 06-11-2026,19:09 WIB
Komisi A DPRD Jatim Soroti Kekurangan 13 Jabatan OPD di Pemprov Jawa Timur
Terkini
Sabtu 07-11-2026,08:56 WIB
Peringati Hari Jadi Tuban ke-733, Kapolresta Bersama Bupati Ziarah ke Delapan Makam Leluhur
Sabtu 07-11-2026,08:29 WIB
Subuh Keliling di Masjid Al-Fajri, Kapolresta Tuban Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Waspadai Narkoba
Sabtu 07-11-2026,08:09 WIB
Rem Blong! Mobil Elf Terguling di Trenggalek, Belasan Penumpang Terluka
Sabtu 07-11-2026,07:55 WIB
Perkuat Peran Tokoh Agama Tangkal Perpecahan, Kapolres Kediri Kukuhkan Dai Kamtibmas
Sabtu 07-11-2026,07:29 WIB