Surabaya, memorandum.co.id - Penyidikan kasus pemukulan yang dilakukan Joko Soehanto, oknum Guru SMPN 49 terhadap RSA (14), muridnya akhirnya dihentikan Satreskrim Polrestabes Surabaya, Jumat (4/2/2022). Dihentikan kasus itu menyusul Ali Mijayin, orang tua RSA, mendatangi Mapolrestabes Surabaya dengan didampingi Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti untuk mencabut laporan dan sepakat berdamai. Kedatangan kedua belah pihak, diterima langsung Kapolrestabes Surabaya Kombespol Akhmad Yusep Gunawan di mapolrestabes, Jalan Sikatan 1. Ali Mujayin mengatakan, pencabutan laporan dilakukan setelah bermusyawarah dan minta petunjuk Allah. Hasilnya, dia harus memaafkan dan mengikhlaskan apa yang terjadi. "Saya juga ingin memberi contoh kepada anak saya. Memaafkan dan mengikhlaskan adalah nilai luhur bangsa Indonesia," kata Ali. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Kapolrestabes Surabaya, dan Wakil Ketua DPRD Surabaya yang selama ini sudah memperhatikan dan menangani kasus ini dengan cepat. "Saya lakukan ini demi pendidikan Indonesia. Pak Joko ini orang tua anak saya di sekolah dan berarti orang tua saya juga. Saya wajib menjaga orang tua saya," ucap Ali. Dengan pencabutan laporan ini, Joko mengucapkan terima kasih pada orang tua RSA yang sudah mencabut laporannya. Ia berjanji akan menjadikan kasus ini sebagai pelajaran berharga baginya. Apalagi, sempat ditetapkan sebagai tersangka. Ia berjanji akan menjadi guru yang lebih baik lagi ke depannya. Tidak lupa dia juga mengucapkan terima kasih kepada Satreskrim Polrestabes Surabaya karena diperlakukan dengan baik selama ditetapkan sebagai tersangka. "Saya terima kasih pada Wali Kota Surabaya, Kapolrestabes Surabaya, kepala Dinas Pendidikan dan bu anggota dewan," ucap Joko. Seperti diberitakan sebelumnya, Joko ditetapkan sebagai tersangka setelah terlibat penganiayaan terhadap RSA, saat jam pelajaran olahraga. Tindak kekerasan itu diam-diam direkam salah satu siswa dan viral di media sosial. Mengetahui anaknya dipukul gurunya, akhirnya melapor ke Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya. Laporan orang tua korban membuat Joko diamankan dan diperiksa polisi. Setelah terbukti, penyidik lalu menetapkannya sebagai tersangka. (rio/fer)
Orang Tua Korban Pemukulan Oknum Guru SMPN 49 Cabut Laporan
Jumat 04-02-2022,21:23 WIB
Reporter : Ferry Ardi Setiawan
Editor : Ferry Ardi Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 21-02-2026,12:45 WIB
Inkrah Putusan Kasasi, ASN Magetan Diajukan Pemecatan ke Bupati
Sabtu 21-02-2026,20:27 WIB
Dilaporkan Penipuan Rp150 Juta ke Polres Situbondo, Terlapor Mengaku Istri Siri Pelapor
Sabtu 21-02-2026,17:54 WIB
Berburu Takjil Ramadan di Surabaya, Kampung Kue Rungkut Jadi Jujugan Warga
Sabtu 21-02-2026,14:04 WIB
Satgas TMMD ke-127 Hidupkan Malam Ramadan Bersama Warga
Sabtu 21-02-2026,10:26 WIB
Polisi Benarkan Ivan Kuncoro Bos Valhalla Surabaya jadi Terlapor Kasus Penipuan
Terkini
Minggu 22-02-2026,09:58 WIB
Masjid Sabilillah Kebraon Indah Permai Pererat Ukhuwah Melalui Buka Bersama Sebulan Penuh
Minggu 22-02-2026,09:31 WIB
Anang Subagio, Penjual Jamu dari Jember yang Setia Merawat Napas Budaya Keris
Minggu 22-02-2026,08:52 WIB
Kisah Inspiratif Vera Agustina Sari: Mengolah Hobi Menjadi Bisnis, Menemukan Kekuatan dalam Kemandirian
Minggu 22-02-2026,08:46 WIB
Gagal Curi Poin, Bruno Moreira Akui Persebaya Tampil Kurang Maksimal Kontra Persijap
Minggu 22-02-2026,08:43 WIB