Gresik, Memorandum.co.id - Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa meninjau operasi pasar murah minyak goreng di Kantor UPT Bapenda Jatim Jalan Panglima Sudirman, Kabupaten Gresik, Jumat (5/2/2022). Operasi pasar ini dilakukan dalam rangka menjaga kekuatan daya beli masyarakat di tengah lonjakan harga minyak goreng di pasaran. "Sejak tanggal 14 Januari 2022, pemerintah pusat telah membuat kebijakan satu harga minyak goreng Rp. 14 ribu. Dan per 1 Februari diterapkan kebijakan baru berupa HET (Harga Eceran Tertinggi) Rp. 14 ribu. Kami datang untuk memastikan implementasi kebijakan tersebut di lapangan," kata Gubernur Jatim didampingi Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah. Sejak penetapan satu harga dan HET, Khofifah mengaku sudah turun ke sejumlah daerah. Hasilnya, banyak retail modern yang sudah mengikuti kebijakan tersebut. Akan tetapi dia tidak memungkiri kalau masih ada yang menjual minyak goreng di atas harga yang telah ditentukan. Mantan Menteri Sosial RI itu menjelaskan, mahalnya harga minyak goreng dipicu ketersediaan barang di lapangan. Sebenarnya, pasokan minyak di Jatim masih surplus jika mengacu hitung - hitungan. "Produksi di Jawa Timur 62.000 ton perbulan, sementara kebutuhan masyarakat 59.000. Artinya, seharusnya kita masih surplus," jelas dia. Lalu apa yang menjadi penyebab kelangkaan minyak goreng? Khofifah secar tegas menyebut bukan persoalan pasokan. Karena sebetulnya produksi di Jatim sudah mencukupi bahkan lebih. "Sehingga ini pasti ada missing link di rantai distribusi. Ini yang akan mencoba mengurai dengan mendorong regulasi. Untuk menjaga harga agar sesuai ketetapan, apalagi pemerintah pusat sudah menganggarkan subsidi Rp. 3 triliun," tutup dia. Dalam operasi pasar ini, Pemprov Jatim menyediakan 1.000 paket minyam goreng murah. Per paketnya berisi dua liter minyak dengan harga per liter Rp. 12.500. Operasi pasar itu pun diserbu masyarakat dari berbagai kalangan. Mereka berbondong - bondong berburu minyak goreng murah. "Alhamdulillah senang, semoga ini bisa terus dijaga. Saya biasanya beli dua liter di pasar Rp. 40 ribu - Rp. 42 ribu. Sekarang Rp. 25 ribu dapat 2 liter, alhamdulillah terima kasih," kata Samsi, warga Kelurahan Sidorukun, Kecamatan Gresik yang datang di pasar murah. (and/har)
Operasi Pasar Murah di Gresik, Khofifah: Missing Link Picu Distribusi Minyak Goreng Tersendat
Jumat 04-02-2022,12:58 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 09-04-2026,23:15 WIB
Wanita di Lamongan Dilaporkan Lagi, Cemarkan Nama Baik Lewat Media Sosial
Kamis 09-04-2026,23:10 WIB
Rakorda Bangga Kencana 2026 di Surabaya Percepat Penurunan Stunting Jatim
Kamis 09-04-2026,23:02 WIB
Pascasarjana Unair Satukan Kepala Daerah Perkuat Ekonomi Jatim Lewat Kolaborasi Alumni
Jumat 10-04-2026,09:44 WIB
Tabrakan Maut di Ajung Jember: Gagal Menyalip, Dua Pemuda Tewas Mengenaskan
Jumat 10-04-2026,13:38 WIB
Ngeri! Ada Paku dan Logam Bersarang di Perut Korban Pemasungan di Puger Jember
Terkini
Jumat 10-04-2026,22:15 WIB
Rakernas PB Muaythai Indonesia 2026 di Jakarta Dorong Perubahan AD ART
Jumat 10-04-2026,22:09 WIB
Bea Cukai Temukan Barang Ilegal dari China, Masuk Jalur Merah
Jumat 10-04-2026,22:06 WIB
Kasus Pelajar Surabaya Dibegal, Polisi Kumpulkan Rekaman CCTV
Jumat 10-04-2026,21:24 WIB
Kasus Dugaan Asusila Pelajar di Bubutan Surabaya Berakhir Mediasi
Jumat 10-04-2026,21:02 WIB