Jombang, memorandum.co.id - Masyarakat Kabupaten Jombang, Jawa Timur, saat ini harus waspada. Selain menghadapi pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai, kini dihadapkan oleh penyakit demam berdarah dengue (DBD). Hal itu dikarenakan seiring dengan datangnya musim hujan yang intensitasnya cukup lebat. Sehingga, kasus demam berdarah di Kabupaten Jombang agak meningkat. Sesuai dengan data kunjungan di rawat inap bagian anak, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang, Jalan KH Wahid Hasyim No 52, pada bulan Oktober ada sekitar 10 pasien anak dirawat, bulan November ada peningkatan sekitar 15 pasien, Desember direkap ada sekitar 25 pasien yang dirawat. Direktur RSUD Jombang, dr Puji Umbaran menerangkan, bahwa hari ini ada lima pasien anak yang dirawat di RSUD dengan kasus DBD. Artinya, memang melihat tren itu seiring dengan musim hujan yang cukup tinggi. "Kita mengingatkan kepada masyarakat, bahwa kasus DBD harus kita waspadai, disamping kita hidup dimasa pandemi ini," terangnya, Jumat (31/12/2021). Maka, tandas Puji, DBD jangan dilupakan. Karena seperti yang diketahui, DBD ini penularannya lewat nyamuk aedes aegypti yang siklusnya sudah diketahui. Dan langkah paling efektif adalah pemberantasan sarang nyamuk (PSN). "Plus menutup, menguras dan mengubur, plus memberikan oles anti nyamuk pada anak-anak ketika beraktivitas pada pagi maupun siang hari. Alhamdulillah tidak ada kasus pasien DBD di RSUD yang meninggal dunia," tandasnya. Menurut penjelasan Puji, rata-rata pasien yang datang di RSUD Jombang merupakan grid 2. Yang artinya, kondisi pasien masih stabil. Sehingga dokter dapat memberikan pelayanan yang maksimal. "Dengan meningkatnya angka kasus DB, maka langkah yang diambil pemerintah yakni sosialisasi ke masyarakat secara intens. Agar masyarakat waspada betul terkait dengan kasus DBD," jelasnya. Keudaian langkah selanjutnya, papar Puji, ketika terjadi kasus DB dan sudah terlaporkan sesuai dengan program, maka biasanya dilakukan surveilans epidemiologi disekitar rumah dari warga yang positif DBD. "Kemudian dilakukan pemeriksaan jentik, apakah ada di 15 rumah sekitarnya. Jika ada, maka dilakukan program lanjutannya, yaitu fogging fokus," pungkasnya. (yus/gus)
Musim Hujan, Waspada Demam Berdarah
Sabtu 01-01-2022,07:19 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 29-09-2026,20:49 WIB
SMARTd FOOT RSUD Asembagus Situbondo Sabet Penghargaan Nasional
Selasa 29-09-2026,19:23 WIB
Tiga Jasad Korban KM Virgo Transport 8 Dievakuasi Penyelam Gabungan Basarnas
Selasa 29-09-2026,20:04 WIB
Dugaan Kekerasan SMPN 18 Malang, Eks Kasek Minta Maaf dan Buka Peluang Restorative Justice
Rabu 30-09-2026,06:49 WIB
Pakar Hukum UNISLA Soroti Polemik PT PAL dan Forum IDeA di Lamongan
Selasa 29-09-2026,19:49 WIB
Khofifah Imbau Warga Jatim Kibarkan Bendera Setengah Tiang pada 30 September dan penuh di 1 Oktober
Terkini
Rabu 30-09-2026,18:21 WIB
Bayar PBB Pakai Sampah, Bank Sampah Desa Sudu Jadi Percontohan Bojonegoro
Rabu 30-09-2026,18:18 WIB
Bhabinkamtibmas Sine Dampingi Petani Ceme untuk Perkuat Ketahanan Pangan Warga Ngawi
Rabu 30-09-2026,18:15 WIB
Motor Curian Ditemukan di Paron, Polsek Ngawi Kembalikan Suzuki Shogun kepada Pemilik
Rabu 30-09-2026,18:09 WIB
Videotron Raksasa Depan Alun-Alun Surabaya, Pemkot Genjot PAD Reklame hingga Rp200 Miliar
Rabu 30-09-2026,18:04 WIB