Surabaya, Memoradum.co.id - Pihak Kebun Binatang Surabaya (KBS) mengaku jika Dumbo, anak gajah yang mati sudah dilakukan autopsi. Namun kapan dilakukan autopsi dan kematian hewan berusia 2 tahun itu masih belum jelas. Humas KBS, Agus Supangat sebelumnya mengaku, jika pihaknya akan membongkar kuburan Dumbo jika pihak kepolisian memerlukannya untuk kepentingan penyidikan. Tapi kenyataannya sudah diautopsi oleh dokter. Dan hasilnya yang diperiksa oleh polisi. "Sudah diautopsi, tapi saya tidak tahu kapan. Begitu juga waktu kematian anak gajah kapan," jelas Agus, Sabtu (18/12). Dia juga mengungkapkan, kedatangan Polrestabes Surabaya ke KBS untuk mengetahui hasil autopsi pascaautopsi gajah dan memeriksa organ-organ tubuh gajah yang sudah diperiksa. "Untuk hari ini tidak ada autopsi. Hanya pemeriksaan hasil autopsi saja. Namun hasilnya belum keluar. Kemungkinan dua minggu hasilnya baru bisa diketahui," jelas Agus. Nanti, kata Agus, hasil autopsi bisa diketahui penyebab kematian Dumbo bisa diketahui dan waktunya. "Organ-organ sudah dikirim ke laboratorium dan kami juga berkoordinasi dengan pihak BKSDA Jatim," imbuh dia. Pihak KBS berjanji hingga saat ini masih menunggu hasilnya keluar dan akan dirilis resmi oleh pihak manajeman. "Dengan hasil dari autopsi itu keluar, baru manajeman akan memberitahukan hasilnya," pungkas Agus. Sementara itu, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya Kompol Mirzal Maulana saat ditemui di KBS tidak mau berkomentar dan memilih cepat-cepat meninggalkan lokasi menuju parkiran kendaraan. Seperti yang diberitakan, kematian anak gajah di Kebung Binatang Surabaya (KBS), membuat Polrestabes Surabaya turun tangan menyelidiki penyebab kematiannya, Sabtu (18/12). (rio)
Penyebab Kematian Dumbo Tunggu Hasil Autopsi Selama Dua Minggu
Sabtu 18-12-2021,16:44 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 15-09-2026,23:12 WIB
KPK Bongkar Aliran Uang Suap HGB BPN Bogor, Arif Sugiyanto Diduga Jadi Pengepul
Rabu 16-09-2026,00:17 WIB
Hari Kedelapan, SAR Nihil Cari Arupadhatu 1 Meski Sempat Jangkau 500 Meter dari GAK
Selasa 15-09-2026,22:30 WIB
KPK Sita Rp 106,3 Miliar dari OTT Suap HGB BPN Bogor, Terbanyak dari Orang Kepercayaan Nusron
Selasa 15-09-2026,22:18 WIB
OTT KPK Suap HGB BPN Bogor, 8 Tersangka Termasuk Dirjen ATR/BPN Lampri
Rabu 16-09-2026,07:19 WIB
Pelantikan Rektor UINSA Disambut Gelombang Penolakan
Terkini
Rabu 16-09-2026,20:45 WIB
200 Peserta Bersihkan Pantai Bambang, Kasdim 0821 Lumajang Pimpin Gerakan Peduli Sampah
Rabu 16-09-2026,20:34 WIB
Dugaan Suap Kopertais Jatim, Kejari Tanjung Perak Bidik Rektor Baru UINSA
Rabu 16-09-2026,19:51 WIB
DPRD Trenggalek Tampung Aspirasi Syarat Pendidikan Minimal Cakades Jadi SMA
Rabu 16-09-2026,19:34 WIB
Bupati Yes Tantang Perwosi Lamongan Cetak Atlet Perempuan dari Desa
Rabu 16-09-2026,19:25 WIB