Jombang, memorandum.co.id - Para Kepala Desa se-Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, menggeruduk gedung dewan di Jalan KH. Wahid Hasyim, Selasa (31/8). Kepala desa dari 20 desa ini, diterima Komisi D DPRD Jombang dalam agenda hearing di ruang paripurna untuk klarifikasi terkait dobel anggaran untuk rumah sehat isolasi terpusat di Kecamatan Diwek. Selain anggota Komisi D, juga tampak hadir Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemkab Jombang, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Pelaksana BPBD, Kepala DPMD, Camat Diwek, perwakilan Puskesmas Brambang dan Cukir. Suasana hearing yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi D Erna Kuswati ini sempat memanas. Para kades tidak terima karena merasa dipojokkan oleh anggota komisi D terkait munculnya dobel anggaran rumah sehat isolasi terpusat. Mereka menyayangkan, bahwa seolah-olah para kades disalahkan soal dobel anggaran. Dan yang membuat tidak terima, persoalan ini dimuat di media massa maupun medsos facebook oleh salah satu anggota komisi D. Kepala Desa Ngudirejo, Kecamatan Diwek, Lantarno mengatakan, bahwa para kades se-Kecamatan Diwek datang ke DPRD Jombang hanya untuk mengklarifikasi yang diberitakan di koran dan medsos facebook. "Itu teman-teman keberatan. Karena di Kecamatan Diwek, kepala desa tidak mau dan juga berhati-hati untuk menganggarkan dari anggaran APBN, ADD maupun DD. Lha itu mungkin belum paham sekali," katanya usai hearing, Selasa (31/8/2021) siang. Menurut Lantarno, mungkin yang dianggap ada dobel anggaran itu soal BTT (belanja tidakdak terduga). Padahal, BTT belum ada kejelasan, belum turun sama sekali. "Padahal untuk merawat pasien Covid-19 itu sudah mulai Juli sudah dilaksanakan. Jadi BTT belum turun sama sekali, itupun masih tarik ulur. Jadi untuk menangani itu secepatnya kita seadanya," ujarnya. Lantarno mengungkapkan, kemarin di Kecamatan Diwek berkumpul dengan kepala Puskesmas, Danramil, Kapolsek dan seluruh kepala desa membahas anggaran BTT. Jadi jangn sampai terjadi dobel anggaran. "Apa saja yang dibiayai ADD, DD dan yang dibiayai dari BTT. Dan jika nanti turun, insyaallah tidak terjadi dobel anggaran. Karena dari BTT itu kan dianggarkan honor. Jadi sendiri-sendiri," ungkapnya. Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Jombang, Erna Kuswati menerangkan,i pihaknya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Kemarin karena adanya kesalahpahaman dari tulisan atau unggahan dari anggota DPRD terkait.dengan rumah sehat. Pihaknya tidak ada untuk mencari kesalahan, untuk mencari permasalahan. Kami ingin supaya nantinya rumah sehat itu bisa berjalan dan dikelola dengan baik. Supaya pasien yang diisolasi di rumah sehat isoter bisa diberikan pelayanan yang bagus, dan nantinya bisa sembuh setelah 14 hari. "Nah, kami kemarin kan tahunya dari BTT belum cair. Tadi sudah dijelaskan, bahwasanya untuk anggaran BTT nantinya bisa RKB dan RKD tidak akan saling tumpang tindih untuk spj-nya," ungkap dia. Erna menegaskan, nantinya ke depan tidak ada kles (berbeda pendapat, ribut) lagi. "Insyaallah tidak ada kles lagi. Mudah-mudahan nanti kita bisa berkoordinasi dengan baik dengan para kades," pungkasnya. (yus)
Kades Se-Kecamatan Diwek Geruduk DPRD Jombang, Ini Sebabnya
Selasa 31-08-2021,18:31 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 29-01-2026,12:43 WIB
KPK Sisir Balai Kota Madiun, Mobil Dinas Pejabat Ikut Digeledah
Kamis 29-01-2026,17:59 WIB
PPP Situbondo Siap Merawat Basis dan Menggaet Generasi Muda
Kamis 29-01-2026,14:00 WIB
Inovatif! Kolaborasi Warga RW 9 Manukan Kulon Ciptakan Kampung Tematik Berbasis RT
Kamis 29-01-2026,20:57 WIB
Dipercaya Manager Toko Emas, Dana Penjualan Masuk Rekening Pribadi
Kamis 29-01-2026,17:57 WIB
Plafon SMPN 60 Ambrol, Eri Cahyadi Perintahkan Audit Total Bangunan Sekolah Surabaya
Terkini
Jumat 30-01-2026,10:19 WIB
Polsek Gayungan Siagakan Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa Paguyuban Juru Parkir di Dishub Surabaya
Jumat 30-01-2026,10:16 WIB
Pemprov Jatim Surati Disperta Jombang, Minta Combine Harvester Gapoktan Sumbersari Dikembalikan
Jumat 30-01-2026,10:05 WIB
Sambangi Polsek Modung, Kapolres Bangkalan Ajak Forkopimcam dan Kades Solid Jaga Kamtibmas
Jumat 30-01-2026,09:32 WIB
Jan Olde Riekerink Waspadai Kebangkitan Persebaya di Era Bernardo Tavares
Jumat 30-01-2026,09:30 WIB