Jombang, memorandum.co.id - Pemilihan umum (pemilu) dan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak, terhitung masih tiga tahun lagi. Yakni pada 2024 mendatang. Namun, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jombang, Jawa Timur, akan memulai persiapan dalam waktu dekat. Hal itu disampaikan dalam acara Warung Pojok Kebon Rojo yang digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Jombang di Aula Besut Dinas Kominfo, Jalan Pattimura, Kecamatan Jombang, Jumat (27/8/2021). Sejumlah narasumber yang hadir yaitu Ketua KPU Jombang Athoillah, Ketua Bawaslu Jombang Ahmad Udi Masjkur, sejumlah perwakilan kecamatan dan parpol. Ketua KPU Jombang Athoillah mengatakan, bahwa pemilu dan pemilihan serentak ini berbeda. Kalau pemilu untuk presiden dan wapres, DPR RI, DPD RI, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota. ”Sedangkan kalau pemilihan itu pilkada, baik untuk gubernur dan wakilnya ataupun bupati atau wali kota dan wakilnya. Dan keduanya tidak bisa dilakukan bersamaan,” katanya. Athoillah menjelaskan, memang pelaksanaan keduanya bersamaan pada 2024 mendatang. Hal itu sesuai dengan aturan dan undang-undang yang ada. Namun meskipun di tahun yang sama, pelaksanaannya tidak berbarengan. ”Banyak yang mengira nanti pemilu itu serentak tujuh surat suara. Tidak begitu ya. Keduanya dilakukan secara terpisah, bahkan hitungannya bulan," jelasnya. Untuk kepastiannya, Athoillah mengakui bahwa dirinya belum bisa menyebut pasti kapan waktu pelaksanaannya. Namun dari penghitungan yang ada, kemungkinan besar untuk pemilu akan dilakukan sekitar Februari atau Maret 2024. "Sementara untuk pilkada serentak dilakukan beberapa bulan setelahnya. Meski masih tiga tahun lagi, namun persiapan kami akan dimulai dalam waktu dekat," akunya. Athoilah mengungkapkan, pihaknya berkaca pada pelaksanaan pemilu sebelumnya. Yang mana dibutuhkan waktu cukup panjang untuk mempersiapkan pemilu ini. "Memang sampai sekarang belum diputuskan. Tapi jika mengacu pada perkiraan itu, persiapan untuk pemilu akan dimulai 20-30 bulan setelahnya. Artinya, bisa mulai pertengahan pada tahun depan ini,” ungkapnya. Menanggapi terkait isu yang berkembang adanya rencana pengajuan atau pengunduran pelaksanaan pemilu, Athoilah menegaskan, jika hingga kemarin belum ada perubahan apapun soal itu. "Pemilu masih akan tetap dilakukan 2024 mendatang. Kalau wacana mundur maupun dimajukan memang sempat ada. KPU pusat sendiri juga pernah mewacanakan itu, tapi sampai hari ini belum ada perubahan,” tegasnya. Sementara Ketua Bawaslu Jombang, Ahmad Udi Masjkur menerangkan, jika pihaknya tetap menunggu jadwal resmi dari KPU. Dan pasti akan memantau proses mulai awal hingga akhir nanti. "Kami mengajak masyarakat untuk terlibat aktif. Baik dalam pelaksanaan maupun pengawasan, termasuk selama proses persiapan hingga pelaksanaan pemilu dan pilkada serentak nantinya," tegasnya. Kemudian, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Jombang Budi Winarno mengatakan, kegiatan rutin di Dinas Kominfo kali ini memang mengambil tema soal pemilu dan pilkada serentak 2024. "Tentunya ini dari suatu tambahan wawasan dan bagian sosialisasi kepada masyarakat untuk persiapan pesta demokrasi nanti," katanya. Hal ini, menurut Budi, agar disinformasi soal pemilu dan pilkada serentak pada 2024 bisa dinetralisir melalui informasi dari sumber terpercaya. ”Intinya memang kita berharap ada satu informasi yang bisa dipercaya. Dan publik tidak lagi bingung soal pelaksanaan pemilu juga pilkada serentak 2024," pungkasnya. (yus)
Gelar Dialog, Diskominfo Jombang Bahas Persiapan Pemilu dan Pilkada 2024
Jumat 27-08-2021,17:56 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 05-08-2026,20:56 WIB
Sidang ke-8 Maidi Madiun (5): Direktur Aneka Usaha Ungkap CSR, Voucher BBM hingga Subsidi Kaos
Kamis 06-08-2026,07:59 WIB
Dari Penjual Tahu Kocek hingga Anak Petani, Cerita Haru Mahasiswa KIP-K Dominasi IPK Tertinggi di UIJ
Kamis 06-08-2026,06:33 WIB
Sidang ke-8 Maidi Madiun (6): JPU KPK Ungkap Fakta Sidang Perkuat Dakwaan Gratifikasi
Rabu 05-08-2026,22:12 WIB
Harumkan Situbondo di Piala Dunia Woodball 2026, Peraih Medali Emas Eka Candra Diganjar Bonus Rp15 Juta
Rabu 05-08-2026,18:31 WIB
Jalani Laga Hidup Mati di Singapura, Timnas Garuda Wajib Bangkit Demi Trofi Perdana di Piala AFF 2026
Terkini
Kamis 06-08-2026,18:14 WIB
DVI Polda Jatim Serahkan Jenazah Kelima Korban KM Mutiara Sentosa II kepada Keluarga
Kamis 06-08-2026,18:11 WIB
KPK Sita Lahan 300 Hektare di Lamongan untuk Pemulihan Kerugian Negara
Kamis 06-08-2026,18:08 WIB
Perkuat Sinergi, Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty Ngopi Bareng Awak Media
Kamis 06-08-2026,18:08 WIB
Ledakan Iringi Kebakaran Rumah di Sambi Arum Surabaya, Dua Mobil Hangus
Kamis 06-08-2026,18:03 WIB