Surabaya, memorandum.co.id - Eco-Enzyme merupakan larutan zat organik yang terbuat dari hasil fermentasi limbah dapur organik seperti kulit buah, sayur, gula dan air. Cairan ini beraroma fermentasi asam dan segar yang kuat serta berwarna coklat gelap. Selain pembuatannya yang sangat mudah, Eco-Enzyme ini juga memiliki banyak manfaat terutama di masa pandemi ini. Pembuatan Eco-Enzyme ini dilaksanakan oleh mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur KKN kelompok 33 dengan warga RW IX Kelurahan Petemon dengan tujuan untuk melakukan pencegahan serta pertolongan pertama dari efek virus Covid-19. “Eco Enzyme ini memang sangat bermanfaat sekali terutama di saat pandemi Covid-19 saat ini, sudah banyak yang mencoba untuk menggunakan larutan ini dalam pencegahan Covid-19," kata Mei selaku pencetus ide pembuatan Eco-Enzyme di Petemon RW IX, Jumat (6/8). Sebelumnya, lanjut Mei, ada salah satu warga yang terpapar virus Covid-19 dengan gejala tidak bisa menggunakan indera penciumannya atau tidak bisa mencium bau apapun. "Setelah melakukan treatment atau pencegahan dengan menggunakan Eco-Enzyme dengan cara dihirup uap nya akhirnya sekarang sudah sembuh dan fungsi indera penciumannya sudah kembali," ungkapnya. Pihanya menambahkan bahwa edukasi kepada masyarakat dalam pembuatan Eco-Enzyme ini sangat diperlukan dan penting untuk diterapkan dalam masa pandemi Covid-19 seperti pada saat ini. Larutan ini memiliki segudang manfaat selain sebagai disinfektan alami, antara lain sebagai obat kumur pencegah radang gusi dan sariawan, membersihkan rambut dari ketombe, detok tubuh, menghilangkan bau badan hewan peliharaan, dan sebagai pupuk organic. Eco-Enzyme bisa digunakan untuk membersihkan seluruh area rumah. Larutan pembersih komersial yang ada sekarang sering kali mengandung berbagai jenis senyawa kimia seperti fosfat, nitrat, amonia, klorin dan senyawa lain yang berpotensi mencemari lingkungan. Di sisi lain, pandemi menjadi tantangan bagi masyarakat Indonesia apalagi pada pertengahan tahun 2021 ini dimana angka masyarakat yang terpapar virus Covid-19 semakin banyak, masyarakat saat ini di tuntut untuk mematuhi anjuran pemerintah. Harapannya dari hasil pembuatan Eco-Enzyme ini digunakan sebagai cara utama dalam pencegahan penyakit Covid-19 di kala pandemi. Jika memungkinkan, pembuatan Eco-Enzyme ini akan menjadi kegiatan rutin bagi warga sekitar demi melakukan pencegahan dari virus Covid-19, selain dari manfaat tersebut kegiatan ini bisa juga di jadikan kegiatan baru agar warga tidak merasa jenuh saat di rumah saja. Selain untuk pencegahan, inovasi baru ini juga dapat digunakan sebagai pertolongan pertama kepada masyarakat apabila terpapar virus Covid-19. Apalagi pada masa pandemi Covid-19 ini sangat sulit untuk mencari rumah sakit dan jika sudah terpapar lalu ingin dilarikan ke rumah sakit itu sangat susah karena banyak yang menolak, hal itu di sebabkan rumah sakit banyak yang sudah penuh dan tidak dapat menerima pasien lagi alhasil mau tidak mau harus isolasi mandiri. “Maka dari itu, kegiatan ini nantinya diharapkan dapat menginspirasi atau bisa di jadikan sebagai alternatif dalam pencegahan Covid-19 yang sedang terjadi saat ini serta dapat digunakan untuk meningkatkan imun tubuh”, ungkap Hendra selaku ketua RW IX Kelurahan Petemon Surabaya. (alf)
Eco-Enzyme Kreasi Mahasiswa UPN Veteran Jatim Kaya Manfaat saat Pandemi
Jumat 06-08-2021,12:55 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 14-03-2026,17:55 WIB
Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi, SPBU di Jalan Teuku Umar Jember Disegel
Sabtu 14-03-2026,15:49 WIB
Pemindahan Pusat Pemerintahan Kabupaten Mojokerto Jangan Abaikan 10 Rekomendasi ITS
Sabtu 14-03-2026,14:25 WIB
Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp 7,6 Miliar dan Kunjungi Pasar Murah di Gresik
Sabtu 14-03-2026,15:06 WIB
Pemerintah Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Minta Polri Usut Tuntas
Sabtu 14-03-2026,13:31 WIB
Kapolres Jember Izinkan Sound Horeg saat Takbiran, Tapi Haram Dibawa Keliling!
Terkini
Minggu 15-03-2026,13:09 WIB
Antisipasi Kepadatan Belanja Lebaran, Dishub Surabaya Tata Parkir di Kawasan Pertokoan
Minggu 15-03-2026,13:05 WIB
KPK Larang Mobdin Dipakai Mudik, Sekda Magetan Persilakan Warga Lapor Wani Bares
Minggu 15-03-2026,12:35 WIB
Antisipasi Cuaca Ekstrem Saat Mudik, DPRD Jatim Siapkan Modifikasi Cuaca dan Siaga Jalur Selatan
Minggu 15-03-2026,12:30 WIB
Operasi Ketupat Semeru 2026, Ditpolairud Polda Jatim Kerahkan 481 Personel dan 53 Armada Kapal
Minggu 15-03-2026,12:26 WIB