Surabaya, memorandum.co.id - Amblesnya permukaan jalan dikhawatirkan oleh pengguna jalan, lantaran dapat membahayan pengendara yang melintas. Kerusakan Jalan Raya Menganti di Kecamatan Wiyung itu diduga akibat amblesnya box culvert sebagai pondasi jalan ke dalam tanah, tepatnya di depan deretan ruko Taman Pondok Indah, Wiyung. "Cukup mengkhawatirkan, memang ambles belum terlalu dalam, tapi bila dibiarkann akan semakin ke bawah dan menyebabkan keretakan parah," ujar Friska, pengendara motor, Jumat (7/5/2021). Sebagai pengguna jalan yang rutin melewati jalan tersebut, ia berharap Jalan Raya Menganti segera diperbaiki. "Harapannya segera mendapatkan perbaikan, lebih cepat lebih baik," kata Friska. Andri, seorang pengatur jalan di Jalan Raya Menganti, Wiyung menyebutkan bahwa kerusakan jalan kemungkinan disebabkan oleh amblesnya box culvert sehingga permukaan jalan ikut turun. "Pondasinya itu kan box culvert, karena sudah cukup lama jadi sedikit demi sedikit masuk ke tanah," ungkapnya. Ia juga mengatakan, bahwa Jalan Raya Menganti di Wiyung cukup sering mendapatkan perbaikan, berupa tambal sulam jalan yang rusak. "Pernah ada kasus serupa, Jalan berlubang juga cukup sering. Dari Dinas sudah memperbaiki, di tambal sulam," beber Andri. Sementara itu, Kabid Jalan dan Jembatan Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya Ganjar Siswo Pramono mengatakan, akan segera mengecek ke lokasi dan segera melakukan perbaikan. Menurutnya, amblesnya box culvert yang diikuti permukaan jalan dapat disebabkan oleh total berat lalu lintas di jalan tersebut. "Ok kita cek dan perbaiki. Tidak tahu pastinya, kemungkinan beban lalu lintas yg terlalu berat," pungkas Ganjar. (mg-1/fer)
Pengendara Khawatirkan Permukaan Jalan Menganti yang Ambles
Jumat 07-05-2021,19:03 WIB
Reporter : Ferry Ardi Setiawan
Editor : Ferry Ardi Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 21-04-2026,08:24 WIB
Inspirasi Aleana Devifretty: Meneladani Semangat Kartini Modern di Era Digital
Selasa 21-04-2026,07:37 WIB
Prof Mangestuti Agil: Kartini di Era AI, Perempuan Jadi Kunci Perubahan Global
Selasa 21-04-2026,07:55 WIB
Reaktualisasi Semangat Kartini dalam Ekonomi Kuliner Digital
Selasa 21-04-2026,08:08 WIB
Kartini Modern ala Ni Komang Darmiati: Belajar Tanpa Henti, Jaga Empati di Era AI
Selasa 21-04-2026,08:20 WIB
Kartini di Era Global, Kadinsos Jatim: Perempuan adalah Penopang, Penggerak, dan Penentu Arah
Terkini
Selasa 21-04-2026,23:37 WIB
Rosan Lapor ke Presiden Prabowo, Indonesia Masih Jadi Primadona Investor Asing
Selasa 21-04-2026,23:34 WIB
Menuju Standar Oecd, Pemerintah Siap Sederhanakan Aturan Investasi
Selasa 21-04-2026,23:15 WIB
Modus Joki UTBK SNBT 2026 di Surabaya Terbongkar, Gunakan Ijazah dan Identitas Palsu
Selasa 21-04-2026,23:10 WIB
Gudang Kelapa di Dukun Gresik Terbakar saat Ditinggal Salat Magrib
Selasa 21-04-2026,21:58 WIB