Jember, Memorandum.co.id - Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Jember, H. Hendy Siswanto-Firjaun Balya Barlaman bersama jajaran Forkopimda, mengikuti rapat koordinasi bersama Presiden RI Joko Widodo, Rabu (14/4/2021). Rakor itu dilaksanakan bersama para kepala daerah terpilih pada Pilkada 2020 yang dilakukan secara virtual. Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Jember Itqon Sauqi. Sekda Kabupaten Jember Mirvano, dan para asisten di lingkungan Pemkab Jember. Jajaran Forkopimda yang hadir diantaranya, Kajari Jember, Zulfikar Tanjung, Dandim 0824 Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin dan Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin. Presiden Joko Widodo mengawali arahannya menyampaikan selamat atas terpilihnya para gubernur, bupati dan wali kota di seluruh Indonesia. “Jabatan yang diberikan adalah kehormatan tetapi sekaligus sebuah tanggung jawab yang besar serta tanggung jawab yang berat. Oleh karena itu para kepala daerah harus berani berinovasi bukan hanya mengikuti rutinitas dan harus bekerja dengan kecepatan tinggi," ucap Jokowi. Para kepala daerah jangan hanya puas membaca laporan saja tetapi harus cek, melihat dan kontrol di lapangan. Jokowi juga meminta agar kepala daerah harus membuat kebijakan yang fokus dengan skala prioritas yang jelas. Usai mengikuti arahan dari Presiden Jokowi, para pimpinan daerah juga mendapat arahan dan pembekalan dari sejumlah menteri koordinator maupun menteri lainnya, diantaranya, Menko Bidang Perekonomian, Menko Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Menteri Keuangan, Wakil Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri. Sementara Bupati Jember H. Hendy Siswanto, usai rakor pada wartawan, menyampaikan untuk kepala daerah yang baru dilantik bagaimana cara pengelolaan anggaran, dan efisiensi anggaran, serta anggaran itu harus fokus dalam pekerjaannya. "Anggaran tidak boleh dipecah-pecah biar targetnya jelas, meskipun sebaran pandemi covid-19 sudah mulai bagus tetap tidak boleh lengah, seperti yang telah terjadi di negara lain lengah sedikit langsung melonjak dan lonjakannya tinggi sekali," ungkap Hendy, di pendopo Wahyawibawagraha, Rabu (14/04/2021). Lebih jauh Bupati Hendy, menerangkan untuk penanggulangan Covid-19 di desa – desa, sekarang pemerintah desa bisa mengalokasikan anggaran Dana Desa (DD) yang delapan persen untuk penanganan Covid. “Jadi apabila ada warga yang terpapar Covid-19, pemerintah desa juga bisa menggunakan anggaran dari DD tersebut,” tegasnya. “Kita juga mengharapkan peran aktif Babinsa dan Babinkamtibmas yang sudah berjalan dengan baik untuk memantau kondisi masyarakat tetap dipertahankan,” pungkasnya. (edy)
Bupati Jember Perbolehkan 8% Anggaran Dana Desa untuk Covid
Kamis 15-04-2021,07:09 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 05-11-2026,16:52 WIB
Polemik TK Nurul Jannah Surabaya, Yayasan Pastikan PBG Terbit dan Parkir Disiapkan
Kamis 05-11-2026,20:46 WIB
Fraksi PDI Perjuangan Kritik Transformasi Digital Pemprov Jatim, Majadigi Diminta Lebih Responsif
Jumat 06-11-2026,00:00 WIB
Pengelola Pasar Buah Tanjungsari Surabaya Mengaku Diintimidasi saat Diminta Teken Surat Pernyataan
Kamis 05-11-2026,13:03 WIB
104.353 Peserta PBI JK di Surabaya Dinonaktifkan, BPJS Imbau Warga Segera Cek Status
Kamis 05-11-2026,13:12 WIB
Plt Bupati Tulungagung Pimpin Apel Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Cuaca Ekstrem dan Bencana Hidrometeorologi
Terkini
Jumat 06-11-2026,11:43 WIB
Kasatreskrim Polres Bojonegoro AKP Cipto Bantah Isu Tangkap Lepas Rp75 Juta
Jumat 06-11-2026,11:23 WIB
Kejati Jatim Bantu Selamatkan Aset Pertamina Rp 28 Miliar di Jalan Marmoyo Surabaya
Jumat 06-11-2026,11:12 WIB
RSUD Jombang Permudah Layanan bagi Semua Pasien
Jumat 06-11-2026,10:52 WIB
Tak Hanya Berburu Sembako Murah, Warga Antusias Cek Kesehatan Gratis di HUT ke-57 Memorandum
Jumat 06-11-2026,10:49 WIB