Jombang, memorandum.co.id - Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di Kabupaten Jombang, dipastikan akan dilaksanakan pada Selasa (6/4/2021). Namun, untuk durasi PTM tersebut akan dipangkas sebanyak 50 persen. Dalam rapat evaluasi persiapan PTM dengan Forkopimda Jombang di ruang Swagata Pemkab Jombang, Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab menyampaikan, bahwa sekolah akan dibuka setelah implementasi PPKM skala mikro tahap keempat berakhir. "Ya untuk PPKM kita perpanjang sampai Senin (5/4/2021) sesuai instruksi pusat. Kemudian setelah itu (PPKM mikro berakhir), sekolah kita buka,’’ ujarnya, Selasa (23/3/2021). Bupati menjelaskan, dari hasil rapat koordinasi bersama forkopimda, maka pihaknya sepakat PTM terbatas dari jenjang SD hingga SMA, serta satuan pendidikan lingkup kemenag dimulai Selasa (6/4/2021). "Pelaksanaan PTM nanti, sekolah menerapkan dua shift. Yakni shift pertama dimulai pukul 07.00-10.10 dan shift kedua dimulai 10.50 sampai 14.00. Dari shift 1 dan 2, kita jeda 40 menit," jelasnya. Bupati menegaskan, sebelum dimulai PTM sekolah diberikan waktu 30 menit untuk pengecekan kesehatan. Sedangkan untuk mengantisipasi agar siswa tidak keluyuran sepulang sekolah, pihaknya menugaskan satpol PP. "Jadi nanti satpol PP dan tiga pilar untuk mengawasi seluruh siswa. Setelah pulang sekolah harus pulang ke rumah masing-masing, jangan sampai ada keluyuran. Apalagi kumpul-kumpul tidak pakai masker,’’ tegasnya. Untuk itu, terang Mundjidah, pihaknya meminta kepada seluruh lembaga pendidikan, mengimbau siswa-siswinya agar membawa bekal ketika ke sekolah. "Karena saat ini kantin sekolah belum diperkenankan buka. Hal itu kita antisipasi, agar tidak ada klaster keluarga,’’ tukasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Agus Purnomo mengatakan, dimulainya PTM terbatas, juga berdasar hasil survei persetujuan wali murid yang hampir mencapai 100 persen menyatakan setuju. "Untuk SD negeri/swasta, mendapat persetujuan walimurid sebesar 99,81 persen, kemudian untuk SMP negeri/swasta, yang setuju mencapai 98,45 persen. Jadi antusiasme orang tua sangat luar biasa,’’ katanya. Dalam hal sarana dan prasana kesiapan sekolah, papar Agus, dari 534 SD negeri/swasta, yang memenuni syarat mencapai 96,32 persen, dan SMP negeri/swasta mencapai 96,23 persen. Yang belum memenuhi syarat, untuk SD negeri/swasta ada 20 dan SMP ada lima. "Teknik implementasi PTM, durasi pembelajaran tatap muka akan dipangkas 50 persen. Dari 80 menit/jam pelajaran, akan menjadi 40 menit/jam pelajaran. Itu karena kita bagi menjadi dua shift,’’ pungkasnya. Hadir dalam rapat itu, Wabup Jombang Sumrambah, Sekdakab Akhmad Jazuli, Kacabdisdik Jatim wilayah Jombang Trisilo Budi Prasetyo, Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Jombang Arif Hidayatulloh, perwakilan IDI, dinkes dan SKPD terkait. (yus/fer)
Dibuka April, PTM di Jombang Dipangkas 50 Persen
Selasa 23-03-2021,19:43 WIB
Reporter : Ferry Ardi Setiawan
Editor : Ferry Ardi Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 08-09-2026,06:07 WIB
Wisuda Politeknik Agraria STPN 2026, Lulusan Diminta Bawa Nilai Keadilan Sosial ke Dunia Kerja
Selasa 08-09-2026,14:34 WIB
Proyek Pelebaran Jalan Wiyung-Menganti Didesak Tepat Waktu, DPRD Surabaya Tekankan K3 dan Integrasi Banjir
Selasa 08-09-2026,01:31 WIB
Qodari: Presiden Prabowo Pastikan Persoalan Dalam Negeri Tertangani Sebelum ke Luar Negeri
Selasa 08-09-2026,02:31 WIB
Qodari Ungkap Misi Ekonomi Presiden Prabowo ke Rusia, Buka Peluang Investasi Indonesia
Selasa 08-09-2026,15:00 WIB
Kredit Bermasalah KPRI Sejahtera Tembus Rp45 Miliar, DPRD Jombang Soroti Pinjaman Jumbo Pengurus
Terkini
Rabu 09-09-2026,00:11 WIB
Menko Kumham Imipas Yusril Pastikan Verifikasi 8 WNI Diduga Jadi Tentara Rusia Masih Berproses
Selasa 08-09-2026,22:51 WIB
Tiba 17 September, TNI AL Langsung Kerahkan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Tangani Karhutla
Selasa 08-09-2026,21:51 WIB
Speedboat Muat Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Pencarian Terkendala Cuaca dan Gelombang
Selasa 08-09-2026,21:03 WIB
Diperiksa Hampir 7 Jam, Febrie Adriansyah Dicecar Soal Tan Kian
Selasa 08-09-2026,20:53 WIB